TPST Bantargebang Ditutup Seusai Longsor, DLH DKI: RDF di Rorotan Segera Beroperasi
Langkah cepat dan terkoordinasi langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan petugas di lapangan, penanganan korban serta stabilisasi area terdampak agar pelayanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.
Sejak laporan kejadian diterima, pihaknya langsung mengerahkan tim dan mengoordinasikan operasi penanganan bersama lintas instansi.
Tim gabungan yang terlibat antara lain Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantargebang, serta Koramil 05/Bantargebang.
"Kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran," ujarnya.
Insiden longsor sampah mengakibatkan empat orang meninggal dunia yakni Enda Widayanti (25), Sumini (60), Dedi Sutrisno (22) dan Iwan Supriyatin (40).
"Ada dua orang selamat dan empat orang ditemukan meninggal dunia. Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun longsor sampah," kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari. (Antara/jpnn)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengungkapkan pihaknya menutup sementara TPST Bantargebang.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Ikhtiar Garda Mawar Pulihkan Nadi Ekonomi Desa Pasirlangu
- Wibi Dorong Dinas LH DKI Perkuat Koordinasi Atasi Sampah di Jakarta
- Melihat Bahaya Gas Metana di TPST Bantargebang
- DPRD Minta Pemprov DKI Ubah Total Sistem TPST Bantargebang, Ini Alasannya
- Curug Cileat Subang Longsor, 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Tanah
- 2 Pekerja Tewas Tertimbun Material Batu di Medan
JPNN.com




