Tragis, Ibu Bunuh Diri Bersama Balitanya Gegara Depresi Ditinggal Suami
jpnn.com, KEBUMEN - Seorang ibu bunuh diri bersama anaknya yang berusia 5 tahun di Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Sang ibu memilih mengakhiri hidupnya dan anaknya diduga dipicu masalah ekonomi dan mengalami depresi ditinggal suaminya selama dua tahun.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang ibu yang mengakhiri hidup bersama anaknya yang berusia 5 tahun di Kebumen.
"Kasus ini tragis dan sangat memilukan. Salah seorang anaknya selamat dan melihat peristiwa tersebut menjadi perhatian kami," kata Menteri Arifatul dalam keterangan, Minggu (11/1).
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengapresiasi langkah cepat kepolisian, khususnya Polsek Buayan, yang segera melakukan investigasi kronologis kejadian serta memastikan kondisi anak korban yang selamat.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan UPTD PPA Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kebumen untuk melakukan penjangkauan dan pendampingan awal.
Dalam kasus ini, anak pertamanya berinisial AAW (7) tidak turut menjadi korban dan menjadi saksi yang melaporkan peristiwa tragis tersebut.
"KemenPPPA akan memastikan bahwa anak yang masih hidup mendapatkan perlindungan melalui layanan pemulihan dan pendampingan," tegasnya.
Seorang ibu bunuh diri bersama anaknya yang berusia 5 tahun di Kebumen, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan duka mendalam
- Gawat, Lebih dari 300 Ribu Anak di RI Mengalami Depresi
- Polisi Identifikasi Jasad Korban Bunuh Diri dari Flyover Pasupati Bandung
- Cahyadi Syok Lihat Pemuda Bunuh Diri Lompat di Flyover Pasupati Bandung
- Wamendikdasmen Ungkap Penyebab Siswa SD Ngada Bunuh Diri Masalahnya Kompleks
- Bocah NTT Bunuh Diri, Reza Indragiri: Bukan Masalah Anak Tak Bisa Beli Alat Tulis yang Bikin Geger
- Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Wakil Ketua MPR Tekankan Pentingnya Pendataan Warga Miskin
JPNN.com




