Transisi Energi Perlu Mempertimbangkan Kearifan Lokal

Transisi Energi Perlu Mempertimbangkan Kearifan Lokal
Peserta lokakarya yang terdiri dari masyarakat terdampak mendapatkan penjelasan tentang analisis kritis. Foto source for JPNN

Direktur Rhizoma, Meiki Paendong, menambahkan bahwa pensiun dini PLTU tidak boleh hanya dipahami sebagai upaya mengganti teknologi untuk menekan emisi. Menurut dia, proses tersebut juga harus memastikan keadilan bagi masyarakat yang selama ini terdampak aktivitas PLTU. 

“Suara warga lokal harus menjadi bagian penting dalam setiap pengambilan kebijakan,” kata Meiki. 

Isu ini mengemuka di tengah sorotan terhadap arah kebijakan energi nasional. Di satu sisi, Indonesia telah memiliki komitmen penurunan emisi melalui Nationally Determined Contribution (NDC), target Net Zero Emission 2060, serta berbagai kebijakan percepatan energi baru terbarukan. 

Di sisi lain, implementasinya dinilai masih menghadapi hambatan, termasuk belum terlaksananya pensiun dini PLTU dan minimnya pelibatan masyarakat dalam sejumlah proyek energi baru terbarukan. (esy/jpnn)

Warga lokal meminta keadilan dalam kebijakan transisi energi tidak cukup hanya berfokus pada target penurunan emisi


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News