Trump Tuding Iran Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata
jpnn.com - MOSKOW - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (19/4), mengungkapkan bahwa Iran telah melepaskan tembakan di Selat Hormuz, Sabtu (18/4).
Trump menganggap hal itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.
"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin (Sabtu) di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" kata Trump di Truth Social.
Reuters pada Sabtu (18/4) melaporkan dengan mengutip sumber keamanan maritim dan perkapalan bahwa setidaknya dua kapal komersial diserang saat mencoba melintasi Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan pemulihan rezim militer atas jalur air tersebut.
Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik
Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan milik Iran.
Trump menyatakan akan melakukan itu apabila Iran menolak untuk menerima kesepakatan yang diusulkan Amerika Serikat.
Dia mengeklaim bahwa AS menawarkan kesepakatan yang adil dan masuk akal, sehingga dia berharap Iran menerima hal tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran melanggar kesepakatan gencatan senjata.
- Jika AS Menyerang Lagi Iran Bakal Buka Medan Pertempuran Baru
- Trump Peringatkan Iran: AS Bakal Tingkatkan Operasi Militer Jika Kesepakatan Gagal
- Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah 24 Poin Tertekan Eskalasi Konflk Selat Hormuz
- AS Bakal Luncurkan Serangan Baru Jika Iran Tolak Kesepakatan
- Lagi, Trump Menyampaikan Ancaman, Bilang Serangan AS Akan Lebih Brutal
- Selama Selat Hormuz Masih Diblokade, Prancis Tolak Cabut Sanksi Terhadap Iran
JPNN.com




