Ungkit Penegakan Hukum, Menko Polkam Cap Hoaks Konten Soal Demonstrasi Belakangan Ini
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago melabeli hoaks video di media sosial (medsos) yang mengungkap narasi terjadinya demonstrasi belakangan ini.
"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita ada hoaks-hoaks yang seperti itu," kata dia menjawab awak media di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Djamari melanjutkan video yang beredar berisi demonstrasi terjadi belakangan ini dan heboh di media sosial sebagai rekaman lama serta didaur ulang.
"Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat sekarang ini, ke depan tidak ada," katanya.
Djamari mengatakan pemerintah saat ini bersungguh-sungguh menjaga situasi keamanan Indonesia tetap terkendali dari informasi sesat.
"Informasi itu sama sekali tidak ada, sama sekali tidak kita temukan," katanya.
Djamari mengatakan pemerintah bakal menindak secara hukum akun yang terbukti menyebar informasi sesat terkait demonstrasi.
"Kalau misalnya terjadi bahwa itu ada indikasi dan bisa memenuhi ketentuan dari pelanggaran tindak pidana, kami akan lakukan itu dan kami akan lakukan tindakan secara tegas untuk itu," katanya. (ast/jpnn)
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut video berisi demonstrasi terjadi belakangan ini dan heboh di media sosial sebagai rekaman lama.
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan
- DPR Apresiasi Upaya Dukcapil Memperluas Digitalisasi Perlindungan Sosial
- Ini 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA yang Disetujui Paripurna DPR
- Yanuar DPR: Wacana Kewarganegaraan Ganda untuk Kepentingan Nasional Harus Dikaji Mendalam
- Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
- Cegah Peristiwa 2025 Terulang, Panitia Sidang Tahunan Batasi Lagu yang Bikin Joget
- FSP BUMN Bersatu Dukung Rencana Revisi UU Ketenagakerjaan
JPNN.com




