Untung Hoki

Oleh Dahlan Iskan

Untung Hoki
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

Hoki kedua: yang mempertemukan keluarga leluhur itu punya dua tiket kelas istimewa –tapi tidak jadi berangkat ke Amerika.

Baca Juga:

Saking bahagianya orang itu menemukan keluarga yang terpisah nun di Indonesia tiket itu pun diberikan kepadanya.

"Ternyata asal usul nenek moyang saya dari satu desa kecil di Yantai," ujar Renard ketika bertemu saya di Times Square, jantung kota New York. Hari itu ia baru tiba dari Dallas nonton pertandingan Piala Dunia di kota terbesar Texas itu.

Di Texas, Renard punya keberuntungan yang lain lagi: tim yang bertanding adalah Argentina.

Anda sudah tahu siapa lawan Argentina hari itu dan seperti apa hasilnya. Ketika masih anak-anak ternyata Renard punya mimpi: suatu saat bisa menonton pertandingan Argentina. Mimpi itu mimpi anak kelas 6 SD. Mimpi itu muncul saat dimarahi ibunya. Tahun 2002, 24 tahun lalu.

Sang ibu memang mengontrol ketat jam belajar Renard. Ketika Renard pamit belajar dan mengunci pintu kamar, sang ibu mengira Renard membaca buku. Yang sebenarnya dilakukan Renard: nonton Piala Dunia. Yang sedang bertanding adalah Argentina. Asyik. Konsentrasinya penuh ke sepak bola. Ketika Argentina cetak gol Renard lupa menjaga rahasia: ia berteriak histeris.

Maka rahasia persembunyiannya pun terkuak. Ibunya menggedor pintu: Renard kena OTT. Sang ibu marah besar. Marah yang sampai membuahkan dendam: dendam Argentina. Dendam itu baru terbayar lunas di tahun 2026.

"Hampir saja saya tidak sempat menontonnya," ujar Renard. Dari Indonesia ia ke New York dulu –sekalian tahu New York. Satu hari sebelum pertandingan barulah berangkat ke Dallas. Pesawatnya harus transit di Washington DC.

Renard Widarto sendiri sudah tidak merasa suku apa pun kecuali suku Indonesia. Ia tidak bisa bahasa Mandarin. Matanya tidak sipit. Bahasa Jawanya kental.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News