Update dari Menko Yusril soal WNI Jadi Tentara Rusia
jpnn.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut verifikasi informasi mengenai delapan orang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan angkatan bersenjata Federasi Rusia masih berlangsung.
Yusril menyampaikan pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengenai persoalan tersebut karena verifikasi informasi belum tuntas.
"Terkait dengan WNI direkrut menjadi tentara asing itu memang pemerintah melakukan verifikasi terhadap persoalan ini, cuma belum clear semua," kata Yusril di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Dia menjelaskan bahwa informasi awal mengenai delapan orang WNI tersebut baru sepihak yang disampaikan oleh Ukraina.
Diketahui, Ukraina sedang terlibat perang dengan Rusia sehingga informasi itu belum bisa dipercaya 100 persen.
Menurutnya, perlu verifikasi menyeluruh terhadap informasi tersebut dengan mencari infor dari semua pihak terkait kabar itu.
Yusril mengatakan memercayai informasi dari satu pihak sebagai langkah yang kurang tepat dalam menghadapi persoalan tersebut.
"Karena informasinya cuma sepihak, informasi datang dari Ukraina yang berperang sama Rusia. Jadi, susah kita mengatakan informasi itu 100 persen benar," ujarnya.
Menko Yusril Ihza Mahendra menyebut verifikasi informasi mengenai delapan WNI yang direkrut jadi tentara Rusia masih berlangsung. Begini infonya.
- Heboh Pesta Narkoba di Rutan Depok, Yusril Bilang Begini
- Konser Israel Houghton Resmi Dilarang, Yusril Beri Penjelasan
- Iran Babak Belur Dibombardir Amerika & Israel, Rusia Hanya Beri Bantuan Diplomatik
- Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Begini Reaksi Indonesia
- RUU Satu Data Indonesia, Yusril Singgung Kepastian Hukum Bagi Swasta
- Jaga Gudang Narkoba di Malaysia, Remaja WNI Terancam Hukuman Mati
JPNN.com




