UT Jakarta Bekali 2.578 Mahasiswa Baru Hadapi Kuliah Jarak Jauh
jpnn.com, JAKARTA - Memasuki dunia perkuliahan jarak jauh bukan sekadar soal belajar dari mana saja. Mahasiswa juga dituntut mampu mengatur waktu, belajar secara mandiri, memanfaatkan teknologi dengan bijak, hingga menjaga integritas akademik.
Pesan itu menjadi bekal bagi 2.578 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Jakarta, yang mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Klinik Ujian Gelombang 5 di UT Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Sabtu (5/9).
Berbeda dengan orientasi mahasiswa pada umumnya, OSMB UT dirancang untuk membantu mahasiswa memahami karakter pendidikan terbuka dan jarak jauh.
Mereka diperkenalkan dengan berbagai layanan dan ekosistem pembelajaran digital UT, sekaligus dibekali strategi agar mampu menjalani perkuliahan secara mandiri.
Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil, M.M. mengatakan kemandirian menjadi salah satu modal penting bagi mahasiswa UT.
Sejak awal, mahasiswa perlu memahami bagaimana menyusun strategi belajar, mempersiapkan ujian, dan memanfaatkan layanan akademik yang tersedia.
“Kuliah adalah proses menjadi mahasiswa yang mandiri, dibekali untuk menyusun belajar, menghadapi ujian, dan sebagainya,” kata Muzammil, Sabtu (5/9).
Pada kesempatan sama, Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. menegaskan OSMB bukan kegiatan perpeloncoan.
Dari AI hingga green campus, UT Jakarta bekali 2.578 mahasiswa baru menghadapi kuliah jarak jauh
- Gandeng Universitas Terbuka, DAPD Buleleng Kembangkan Layanan Digital dan Pojok UT
- Kaji PTSBH
- UT Jajaki Kerja Sama dengan BPHN, Buka Peluang Mahasiswa Hukum Jadi Paralegal
- UT Wisuda 26 Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong
- UT Perluas Program Vokasi Mulai 2027, Terapkan Tes Masuk, Perkuat Praktik hingga 70%
- FKIP Universitas Terbuka Latih Warga PKBM Surya Bangsa Produksi & Pasarkan Sabun Lerak
JPNN.com




