Viral Pesta Gay Karawang, Dedi Mulyadi: Barak Militer Bisa Jadi Tempat Pembinaan
jpnn.com, BANDUNG - Pesta gay di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang menggegerkan masyarakat.
Kepolisian telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, dari tujuh yang diperiksa sebagai saksi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan kesepakatannya dengan pernyataan Bupati Karawang yang menyebut tidak ada tempat untuk kaum pencinta sesama jenis pria di Karawang.
"Dari sisi aspek wilayah, bupati sudah menyampaikan katanya kan tidak ada tempat bagi kaum gay di Karawang. Tinggal bupati dan seluruh jajaran melakukan tindakan yang lebih nyata," kata Dedi di Bandung, Selasa (9/6).
Dedi mengaku akan mencari tahu lebih dahulu ihwal para peserta yang terlibat dalam pesta gay tersebut.
Apabila ditemukan ada yang berstatus pelajar maka akan diberikan pembinaan khusus.
Pembinaan yang dimaksud, pelajar itu akan dimasukkan ke dalam suatu lembaga khusus. Opsi lainnya ialah dimasukkan ke barak militer.
"Kebijakannya, kalau itu adalah siswa maka kami wajib memperbaiki. Kalau itu masyarakat, ya mungkin saya juga harus memperbaiki."
Dedi Mulyadi merespons kasus pesta gay di Karawang. Pelajar yang terlibat akan dibina khusus, termasuk kemungkinan ditempatkan di barak militer.
- Dedi Mulyadi Yakin Pelaku Penyiksaan Sadis Perempuan di Bandung Segera Tertangkap
- Penertiban PKL Cipanas, Dedi Mulyadi Bantu Siapkan Pekerjaan Hingga Relokasi Pedagang
- Buntut Chaos PCMB, Dedi Mulyadi Berhentikan Pejabat Disdik Jabar
- Heboh Pesta Gay di Karawang, 5 Pemuda Diciduk Polisi
- Polisi Bongkar Kronologi Pesta Gay Viral di Karawang, Ada Pelaku yang Masih Diburu
- Pesta Gay di Karawang Hebohkan Masyarakat, 3 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka
JPNN.com




