Volvo Menjalin Kemitraan dengan Google dalam Pengembangan Mobil Listrik Terbarunya
jpnn.com - Volvo mengandalkan Google dalam pengembangan perangkat lunak untuk mobil listrik terbarunya.
Hal itu diwujudkan melalui kerja sama antara Volvo dengan Google dalam pengembangan perangkat lunak otomotif Android.
Pimpinan divisi perangkat lunak global di Volvo, Alwin Bakkenes mengatakan kesepakatan baru akan memungkinkan Volvo dengan cepat menghadirkan kemampuan baru, fitur baru, dan pengalaman baru bagi pelanggan.
Saat ini, kendaraan Volvo menggunakan sistem berbasis Android 13. Namun pada konferensi pengembang terbaru Google, kedua perusahaan memamerkan SUV listrik andalan Volvo EX90 yang berjalan pada Android 15.
Sistem tersebut adalah versi terbaru dari OS Google, termasuk yang menjalankan banyak ponsel baru.
Bakkenes menyebut sistem yang diperbarui akan muncul dalam model produksi Volvo akhir tahun ini.
"Yang lain mungkin harus menunggu dua tahun untuk mendapatkan versi Android terbaru,” ujarnya.
Dia menunjukkan rata-rata industri mobil tertinggal sekitar dua rilis Android di belakang ponsel.
Volvo mengandalkan Google dalam pengembangan perangkat lunak untuk mobil listrik terbarunya.
- JPU Sebut Nadiem Makarim Samarkan Konflik Kepentingan dengan Google Lewat Surat Kuasa
- Google Memberi Kebebasan ke Situs Web untuk Memilih Kontennya Tampil di Pencarian AI
- Google Merilis Deretan Fitur Baru di Perangkat Android, Simak Nih
- Google Memperbarui Android Auto, Ini Fitur Anyarnya
- Uni Eropa Siapkan Denda Ratusan Juta Euro untuk Google
- Profil SUV Listrik Premium Volvo EX90, Harga Rp 2,5 Miliar
JPNN.com




