Wajar Saja Jika Istana Gerah Sama Jokowi & Bahlil, Nama Nusron Disebut

Wajar Saja Jika Istana Gerah Sama Jokowi & Bahlil, Nama Nusron Disebut
Pak Jokowi (kiri) & Bang Bahlil (kanan). Foto: Aris Wasita/Antara

"Jadi, mungkin pergantian kepemimpinan di tubuh Golkar melalui munaslub bisa merupakan bagian dari strategi untuk menyingkirkan figur-figur yang terlalu “Jokowi sentris” demi memastikan stabilitas dan kesetiaan politik terhadap Prabowo."

"Apalagi dengan dukungan restu Istana, sekaligus dengan tokoh yang diwacanakan sebagai pengganti Bahlil ialah Nusron Wahid," kata Efriza.

Dia menyebutkan memang memungkinkan isu munaslub didengungkan adanya “restu istana”, karena punya nilai keuntungan bagi penguasa.

"Isu tersebut seperti untuk memperkuat kendali kekuasaan, menyusun kembali barisan, menguatkan loyalitas, dan mengurangi potensi friksi dari warisan kekuatan presiden sebelumnya," kata Efriza. (mcr8/jpnn)

Peneliti dari Citra Institute menyatakan ada kemungkinan isu Munaslub Golkar skenario dari Istana untuk lepas dari Jokowi.


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News