Waketum PAN Minta Isu Prabowo Takut Jokowi Tak Perlu Dibesar-besarkan Lagi
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Eddy Soeparno membantah narasi yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto dikendalikan oleh Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).
"Saya kira itu tidak benar," kata dia menjawab pertanyaan awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11).
Wakil Ketua MPR RI itu meminta semua pihak menyudahi narasi Prabowo dikendalikan Jokowi, karena memang hal demikian isu yang keliru.
"Jadi, saya kira itu tidak perlu dihembuskan, tidak perlu di besar-besarkan lagi," kata Eddy.
Sebab, kata dia, kedekatan antara para pemimpin bangsa tidak bisa diartikan salah satunya mengendalikan figur lain.
"Saya kira ini kesempatan bagi saya untuk meluruskannya juga bahwa Pak Presiden Prabowo menjalankan hubungan baik dengan semua kepala negara di Indonesia," kata Eddy.
Toh, dia mengatakan Presiden Prabowo selalu mandiri dan tidak bisa diintervensi figur tertentu dalam menjalankan kewenangan sebagaimana diatur undang-undang.
"Saat ini beliau itu kepala negara yang menjalankan tugas berdasarkan kewenangan yang sudah dimandatkan kepada beliau," kata Eddy.
Waketum PAN Eddy Soeparno menilai Presiden Prabowo selalu mandiri dan tak bisa diintervensi figur tertentu dalam menjalankan kewenangan.
- BTN Dukung Program Presiden Prabowo Sejahterakan Rakyat Lewat Pembiayaan Hunian Layak
- Analisis Secara Politik Soal Video Seskab Berburu Buku di Blok M, Ternyata...
- Keputusan Pemerintah Tidak Naikkan BBM Bersubsidi & LPG 3 kg Lindungi Kelompok Rentan
- Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite, Solar, dan LPG 3 Kg Tetap Stabil
- JK Ungkit Jasanya terhadap Karier Politik Jokowi, Efriza: Itu Akumulasi Emosi karena Dilecehkan
- Kritik Vijay Prashad soal Ketergantungan Negara Selatan ala KAA 1955
JPNN.com




