Wakil Ketua MPR Sebut Pancasila Terbukti Mampu Hadapi Krisis Domestik Maupun Global
Kontribusi tokoh Islam dalam penyusunan Pancasila, kata HNW terbukti dengan masuknya ungkapa-ungkapan dalam Al-Qur'an dan hadist ke dalam sila sila Pancasila.
Istilah itu antara lain, adil (keadilan) dan rakyat (kerakyatan).
Keduanya bukan berasal dari Bahasa Melayu, melainkan dari ungkapan khas Al-Qur'an dan hadis yang diserap ke dalam bahasa Indonesia.
Selain itu, ketika Belanda memecah belah RI dan merubah Indonesia menjadi RIS, kata HNW, berdasarkan faktas sejarah terbukti tokoh dari Partai Islam Masyumi yang berjasa mengembalikan bentuk negara Indonesia kembali menjadi NKRI melalui Mosi Integral Natsir, 3 April 1950.
HNW mengingatkan kalau itu tidak terjadi, barangkali generasi muda tidak mengenal NKRI, dan yang menjadikan NKRI sebagai harga mati.
“Kalau dahulu tokoh-tokoh Islam berperan aktif menjadi kelompok yang memberikan solusi terhadap krisis dan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia, sudah sewajarnya bila umat Islam, ormas Islam hingga partai Islam tidak dipinggirkan, melainkan dipercaya untuk kembali menjadi garda terdepan turut menyelesaikan krisis yang kita hadapi, termasuk krisis-krisis akibat perang di Timur Tengah,” pungkas HNW. (mrk/jpnn)
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menjadi narasumber dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara yang membahas nilai-nilai Pancasila
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- RI Masuk 4 Besar Ekonomi Syariah Dunia, Arsyad Rasjid: Seharusnya Nomor Satu
- Pengamat: Pasar Mengalami Krisis Ekspektasi Mendalam
- Pancasila Lahir Sebagai Pemersatu Bangsa
- Waka MPR Dorong Konsistensi Perbaikan Ekosistem Pendidikan Vokasi Secara Menyeluruh
- Di Museum Multatuli, Hasto Bicara Nilai Pancasila untuk Tata Dunia Baru
- Momen Hangat Prabowo-Megawati, Qodari Sebut Cerminan Nyata Pancasila
JPNN.com




