Minggu, 17 Desember 2017 – 22:47 WIB

Tausiyah Ramadan (8)

Waktunya Lebih Dekat dengan Alquran

Sabtu, 27 Juni 2015 – 20:34 WIB
Waktunya Lebih Dekat dengan Alquran - JPNN.COM

SALAH satu nama dari nama-nama Ramadan adalah bulan Alquran. Hal itu karena di dalam bulan Ramadan Allah SWT mewahyukan Alquran kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Ia adalah mukjizat yang khusus diberikan kepada Rasulullah SAW untuk menjadi penerang jalan ummat manusia.

Menjadi petunjuk dalam mengarungi berlikunya kehidupan di permukaan bumi. Menjadi pemisah antara yang haq dan bathil, sekaligus menjadi penjelas di antaranya celah dari keduanya (subhat). 

Hal inilah yang menjadi salah satu rahasia kenapa ramadan memiliki keistimewaan yang jauh lebih tinggi dari pada bulan-bulan lain. Bonus pahala pun diberikan dengan berlipat ganda. Apalagi, Allah SWT juga menurunkan kitab-kitab sebelumnya kepada nabi dan rasul pilihan-Nya pada bulan ramadan. 

Rasulullah SAW bersabda, “Suhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama ramadan, Taurat diturunkan pada enam ramadan, Injil diturunkan pada tiga belas ramadan, dan Allah menurunkan Alquran pada dua puluh empat ramadan.” 

Kehadiran Alquran di bulan ramadan harus kita sambut dengan cuka cita. Tentu bukan hanya dengan pesta dan hura-hura seperti yang dilakukan oleh sebagian kita. Tapi harus lebih luas dan punya relefansi yang jelas dengan Alquran itu sendiri. Misalnya, ramadan kita manfaatkan untuk semakin dekat dan akrab dengan Alquran.

Berapa banyak di antara kita yang sampai saat ini belum bisa membaca Alquran. Bukan karena tidak punya waktu untuk mempelajarinya, tapi bobot kecintaan kita kepada Alquran masih berada di bawah kecintaan kita kepada dunia. Padahal, Alquran adalah petunjuk yang sengaja Allah SWT turunkan agar jalan manusia di dunia ini tidak tersesat. 

Menjadi obat dari penyakit hati yang mengancam kekakuan kita untuk selalu tunduk di bawah ajaran Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra ayat 82: ”Dan Kami turunkan Al-Quran (Sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang yang zhalim hanya akan menambah kerugian.” Bisa dibayangkan jika sesuatu yang menjadi petunjuk dan obat di dunia ini malah kita abaikan.

Rasullah SAW dikenal sebagai Alquran yang berjalan. Hal itu karena apa yang beliau lakukan dan sampaikan selalu seragam dengan nilai-nilai Alquran. Faktor itu pulalah yang membuat orang Quraisy terpesona dengan kepribadian Rasulullah SAW. 

SHARES
TAGS   tausiyah ramadan
loading...
loading...
Komentar