WALHI Desak Pemerintah Evaluasi Izin Korporasi terkait Karhutla
Dia menilai pemerintah perlu menyelesaikan akar persoalan karhutla dan tidak hanya berfokus menyudutkan masyarakat yang melakukan aktivitas pertanian maupun perladangan.
Menurut Indra, pemerintah juga perlu melakukan pengawasan, evaluasi, serta penegakan hukum terhadap perusahaan yang konsesinya terbakar agar kejadian serupa tidak terus berulang.
"Jangan hanya gertak saja, tetapi harus dibuktikan. Fakta di lapangan, data dan bukti area konsesi terbakar sudah banyak. Tunggu apa lagi," ujarnya.
WALHI juga mempertanyakan efektivitas pengawasan pemerintah dan penegakan hukum terhadap korporasi, terutama perusahaan yang disebut memiliki riwayat kebakaran berulang tetapi masih menjalankan kegiatan usahanya.
Indra mengatakan pemerintah harus berani memberikan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin apabila ditemukan pelanggaran dan kelalaian perusahaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
WALHI berharap langkah konkret pemerintah dapat memutus siklus kebakaran berulang di wilayah konsesi sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat Kalbar.(Ant/JPNN)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Barat mendesak pemerintah menindak tegas korporasi yang konsesinya terbakar. Evaluasi izinnya.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Kabut Asap Kembali Mengganggu Penerbangan, 5 Pesawat Tertahan di Bandara SMB II Palembang
- Kabut Asap Selimuti Riau, BPBD Sebut Kiriman dari Tetangga
- Asap Pekat yang Menyelimuti Palembang tak Sebanding dengan 3 Titik Karhutla di Sumsel
- Wamen LH Siapkan Jurus Permanen Lawan Karhutla di Sumsel
- Beda Sikap Hadapi Karhutla, Wali Kota Palembang Enjoy, Wamen LH Minta Maaf
- Soroti Karhutla, Mahasiswa dari 15 Kampus Desak Pemprov Sumsel Bertindak
JPNN.com




