Wali Kota Bandung Cek Malam Takbiran Muhammadiyah, Warga Diminta Tak Pawai, Ini Alasannya
jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Namun, jemaah Muhammadiyah sudah lebih dahulu memutuskan, Hari Raya Idulfitri jatuh pada Jumat (20/3) besok.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun meninjau pelaksanaan malam takbiran jemaah Muhammadiyah di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Sancang, Kamis (19/3) malam.
"Untuk yang merayakan Idulfitri tanggal 20, kami mengucapkan selamat Idulfitri, taqabbalallhu minna wa minkum, mohon maaf lahir batin," kata Farhan saat ditemui seusai meninjau.
Farhan mengatakan, perbedaan Lebaran agar jangan diperdebatkan. Ia meminta agar setiap umat menghargai keputusan dari organisasi Islam masing-masing.
"Pada saat bersamaan juga, ini salah satu bentuk bagaimana Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia. Kita tetap menghormati saudara-saudara yang beragam Hindu yang sedang merayakan Nyepi," ujarnya.
Pelaksanaan malam takbiran ini bersamaan dengan Hari Raya Nyepi yang jatuh hari ini.
Kepada jemaah Muhammadiyah diminta tidak melaksanakan pawai atau iring-iringan, untuk menghormati pelaksanaan Nyepi bagi umat Hindu.
Wali Kota Bandung mengecek pelaksanaan malam takbiran jemaah Muhammadiyah. Ada larangan pawai untuk menghormati umat Hindu.
- Mengeluh Sakit di Balai Kota, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit
- Pingsan di Balai Kota, Wali Kota Bandung Farhan Dilarikan ke IGD
- Bandara di Bandung Ini Segera Aktif Lagi, Siap Layani 11 Rute Domestik dan Internasional
- Hubungan Wali Kota dan Wawalkot Bandung Diduga Renggang, Wagub Jabar Merespons
- Farhan Respons Pengakuan Erwin Tak Pernah Dilibatkan Bahas Anggaran, Ini Penjelasannya
- Hubungan Memanas! Wawalkot Bandung Curhat Tak Pernah Dilibatkan Farhan Bahas APBD hingga Mutasi
JPNN.com




