Wanita Ini Mengaku Bunuh Suami, Mayat Masih Disimpan di Kamar, Sadis!
"Saat itu potas yang dibeli tujuh butir, dimasukkan empat butir ke botol air. Setelah itu botol dikocok agar terlarut (potasnya) dan sisanya (sisa potas) dibuang ke halaman," tutur Margono.
Botol yang berisi air minum tersebut diminum oleh korban dan setelahnya LK mengalami reaksi keracunan.
Pelaku kemudian menghubungi karyawan yang juga saksi yang diminta membantunya memindahkan korban dari ruang dapur ke kamar.
Korban diletakkan di kamar pertama. Saat itu, korban juga mendapatkan penganiayaan fisik dengan dipukul dengan balok bagian kepalanya serta tubuhnya ditusuk hingga akhirnya LK meninggal dunia.
Setelah itu, tubuh korban ditutupi dengan selimut, kasur, serta bantal agar aroma dari mayat LK tidak tercium oleh tetangga.
"Terlapor membeli racun tikus untuk menangkap tikus di sekitar rumah untuk menutupi bau bangkai sehingga jika ada tetangga yang menanyakan, itu adalah bau bangkai tikus," ujar dia.
Terlapor selama satu pekan setelah kejadian pembunuhan juga masih tidur di rumah kontrakan yang terletak di Dusun Karangtengah, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Jombang.
Namun, karena tidak tahan dengan bau tidak sedap yang keluar dari mayat suaminya, FP meninggalkan kontrakan dan tinggal bersama saudaranya di Kesamben, Jombang.
Seorang wanita di Jombang mendatangi kantor polisi dan mengaku membunuh suami siri dengan racun dan dianiaya. Mayat korban masih disimpan dalam kamar. Sadis!
- Pembunuh Wanita di Cianjur Tertangkap di Sukabumi
- Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Wanita Terbungkus Kardus di Bandung
- Warga Tewas Setelah Demonstrasi, Legislator Ungkit Pasal Pembunuhan Berencana
- Mayat Terbungkus Kardus di Bacip Bandung: Kesaksian Tetangga Sempat Bantu Angkut 'Paket'
- Kasus Pembunuhan Siswi SMP Nabire, Pelaku Dituntut Pidana Penjara 10 Tahun
- Muktamar Ke-35 NU Memanas, Gus Yahya Minta Massa Aksi Tenang dan Janji Cari Jalan Keluar
JPNN.com




