Warga Tapos Depok Kaget Mendengar Suara Keras Sebelum Hujan Deras

Warga Tapos Depok Kaget Mendengar Suara Keras Sebelum Hujan Deras
Turap di Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos longsor hingga berdampak kepada masyarakat sekitar, Rabu (27/10). Foto : Lutviatul Fauziah

jpnn.com, DEPOK - Turap sepanjang 30 meter yang berada di anak Kali Cipinang, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok ambruk dan berdampak ke permukiman warga sekitar.

Salah satu warga yang terdampak Teguh mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/10) siang hari sebelum terjadinya hujan deras.

“Kejadian diduga akibat gerusan air dan beban turap tidak seimbang. Turap ambruk dan menimpa bagian depan rumah saya,” ucapnya.

Dirinya menyebut masyarakat sekitar pun sangat kaget karena suara keras yang bersumber dari ambruknya turap itu.

Beruntunglah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kebetulan para pekerja dan anak-anak saya pun sedang tidak ada di depan rumah, sehingga semuanya aman,” katanya.

Lurah Sukamaju Baru Pairin meminta agar Dinas PUPR Kota Depok segera memperbaiki turap yang ambruk agar tidak berdampak luas kepada warganya.

“Jika tidak segera dievakuasi puing-puing longsor yang jatuh ke kali membuat kali meluap hingga terjadi banjir yang berdampak kepada tiga RW, yaitu RW 6, 7 dan 8. Artinya, ratusan warga akan terdampak,” terang Pairin. (mcr19/jpnn)

Warga Tapos Depok diekjutkan dengan suara keras sebelum hujan deras. Ratusan warga akan terdampak.