Warisan Setahun Purbaya: Tertibkan SiLPA hingga Berburu Utang Lewat Panda Bond
jpnn.com, JAKARTA - Peta pengambil kebijakan fiskal Indonesia mengalami pergeseran menyusul keputusan perombakan kabinet.
Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya telah memimpin Kementerian Keuangan selama kurang lebih satu tahun sejak September 2025 - September 2026.
Selama satu tahun masa jabatannya, Purbaya Yudhi Sadewa menorehkan sejumlah kebijakan yang cukup menonjol, di antaranya:
1. Penerbitan Panda Bond
Di tengah tingginya suku bunga dolar AS, Kementerian Keuangan di bawah Purbaya melirik diversifikasi utang luar negeri yang lebih efisien melalui penerbitan surat utang berdenominasi yuan Tiongkok (Panda Bond) untuk menekan biaya beban bunga (cost of fund).
2. Pengalihan Beban Whoosh ke APBN
Menghadapi tekanan berat dari beban utang dan cost overrun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), Purbaya menginisiasi koordinasi strategis dengan BP Danantara guna mengalihkan dan merestrukturisasi beban pembiayaan ke APBN.
Gebrakan kebijakan ekonomi Purbaya setahun ke belakang, menertibkan SiLPA hingga berburu utang efisien lewat penerbitan Panda Bond.
- Genap 80 Tahun, Bea Cukai Tegaskan Pengawasan dan Pelayanan Harus Beriringan
- Sambut 2 Wamenkeu Baru, Menkeu Suahasil Tegaskan 3 Wakil Siap Saling Mengisi
- BI Masih Cetak Uang Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo
- Ditanya Soal Keraguan Masyarakat, Menkeu Suahasil Jawab Pakai Jargon Dilan Cepmek: Kamu Nanyea?
- Hardjuno Minta Menkeu Buka Konsekuensi Pelunasan BLBI, Kaitkan dengan RUU Perampasan Aset
- Purbaya Hingga Anies Bisa Bertarung di 2029 Andai Syarat Pencapresan Begini
JPNN.com




