Waspada, Fitnah dan Kebencian Berpotensi Jadi Alat Pengganggu Negara
Selasa, 06 Januari 2026 – 15:27 WIB
Evident Institute menyelenggarakan konferensi pers kaleidoskop kebohongan publik 2025 dan tantangan 2026. FOTO: Evident Institute
Dengan demikian, tegasnya, keberhasilan tata kelola 2026 tidak dapat diukur semata dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan kemampuan negara menjaga stabilitas ekspektasi publik, menekan friksi informasi, dan memperkuat kedaulatan ruang informasi digital.(mcr10/jpnn)
Evident Institute menilai disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) tahun 2026 berpotensi digunakan untuk menghambat eksekusi kebijakan Pemerintah.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
BERITA TERKAIT
- Pengumuman Penting dari WhatsApp Bagi Pengguna Ponsel Android atau iOS Jadul
- WhatsApp Rilis Fitur Kontrol Orang Tua untuk Lindungi Anaknya
- Berawal dari TikTok, Bryan Zparta Masuki Babak Baru dengan GVU World
- Tokopedia & TikTok Shop Jadi Platform Digital Pertama yang Tampilkan Produk Lokal Kurasi Kemendag
- Bawa Misi Kemanusiaan lewat Medsos, Komunikasi Digital Pertamina Raih Penghargaan
- Superpose: Aplikasi Kamera Berbasis AI untuk Pengarah Gaya
JPNN.com




