Waspadalah, Ada Penipuan Modus Baru, Pelaku Bergaya Religius
Dalam penjelasan korban yang disebarkan melalui media sosial pribadinya, ia menjelaskan kedua orang pelaku itu bersekongkol untuk mengambil barang miliknya.
Pelaku pertama mengenakan pakaian religius dan memberhentikan korban di tengah Jalan Panjang Raya. Pelaku juga mengajak korban berbincang.
Perbincangan itu cukup panjang hingga sampai ke topik mengenai orang tua.
Pelaku menasihati korban agar menghormati kedua orang tuanya.
Pelaku bahkan meminta korban bersedekah sebesar Rp2 ribu untuk membayar kesalahannya kepada orang tua.
"Setelah gua dinasihatin tentang orang tua gua, akhirnya gua disuruh sodaqoh sama si bapak tua ini, katanya “kalian pada punya uang Rp2.000 enggak". Gua bilang "ada pa"," tulis korban.
Di lokasi tersebut, terdapat pula pengemudi ojek online (ojol) yang juga diajak untuk bersedekah.
Namun, korban tidak mengetaui jika pengemudi ojol itu merupakan rekan pelaku.
Masyarakat harus waspada terhadap aksi penipuan modus baru, di mana pelaku berpakaian dan bergaya religius.
- Polisi Tangkap Satu dari Dua Begal Bercelurit di Kudus
- Ada Wali Kota di Sumbar Dilaporkan ke Polda Riau, Sudah Tersangka?
- Tanah Pesantren Dibeli Rp 210 Juta, Sertifikat Disebut Masih Atas Nama Wali Kota Pagaralam
- Ini soal CCTV di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Publik Perlu Tahu
- Berkat Rekaman CCTV Polisi Ringkus Pencuri Motor
- Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Rumah di Talang Jambe Ditangkap
JPNN.com




