Wisudawan UMJ Asal Yaman Ungkap Pesan Perjuangan & Kemanusiaan

Wisudawan UMJ Asal Yaman Ungkap Pesan Perjuangan & Kemanusiaan
Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani, Wisudawan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ). Dok: source for JPNN.

“Bertahun-tahun usaha dan meski terasa panjang, pasti akan berakhir pada waktunya. Dengan pertolongan Allah, harapan tidak akan pernah gagal. Setelah kesulitan itu akan datang kelapangan dan kemudahan,” tutur Khleg.

Selain itu, Khleg menyitir inspirasi dari Nelson Mandela mengenai pentingnya pendidikan. “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat kita gunakan untuk mengubah dunia,” tambahnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod serta Dekan FKM, Dr. Erni, dan seluruh dosen dan staf atas dukungan selama perjalanan akademik. Khleg juga berterima kasih kepada pembimbingnya, Dewi Permowati dan Munaya Fauziah, serta orang tua yang selalu memberi doa dan dukungan.

Dia mengakhiri pidatonya dengan harapan agar UMJ terus berkembang menjadi kampus yang menyambut mahasiswa dari seluruh dunia. Dia menekankan pentingnya ilmu, kebaikan, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan pendidikan di universitas ini.

Sebanyak 1.176 mahasiswa UMJ resmi dinyatakan lulus dalam prosesi wisuda Program Doktor ke-14, Spesialis ke-9, Program Sarjana ke-83, dan Diploma Tiga pada tahun akademik 2025/2026. (cuy/jpnn)


Wisudawan UMJ yang berasal dari Yaman, Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani mengungkap pesan perjuangan dan kemanusiaan pada momen wisuda.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News