Wiwik Sumbawati, Sosok Pahlawan bagi Warga Lereng Tambora

Wiwik Sumbawati, Sosok Pahlawan bagi Warga Lereng Tambora
Wiwik Sumbawati terlihat sedang menangani pasiennya warga Desa Kadindi di rumahnya Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Dompu pekan lalu. Foto: Fatih/Lombok Post/JPNN.com

jpnn.com - Wiwik Sumbawati menikmati tugasnya sebagai bidan di daerah t terpencil, Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB. Dia bak pahlawan bagi warga yang bermukim di desa-desa di kaki Gunung Tambora.

Urusannya bukan cuma soal ibu hamil. Melainkan menangani dan meresepkan obat bagi penyakit-penyakit keseharian masyarakat lainnya.

FATIH KUDUS JAELANI, DOMPU

SEHABIS berbuka puasa, Bidan Wiwik meminta izin kepada suaminya untuk melaksanakan ibadah Salat Magrib lebih dulu. “Kalau ada yang datang, minta tunggu sebentar ya,” katanya kepada Doriwanto, suaminya.

Sang suami, yang juga Kepala Desa Kadindi pun mengangguk. Sebelum berwudu, Wiwik masuk ke dapur dan keluar membawa buah melon.

Ia tidak berkata-kata, tetapi senyum ramahnya mengisyaratkan kepada Lombok Post (Jawa Pos Group) untuk segera mencoba buah segar berwarna oranye itu. Kepala desa pun membantu istrinya. “Mari dimakan dulu buahnya,” kata Anto.

Tak lama kemudian, terdengar ada yang mengucapkan salam. Dia adalah warga yang merupakan pasien bidan Wiwik. Bidan Wiwik yang sudah selesai menjalankan ibadah Salat Magrib segera meminta pasiennya masuk.

Di halaman rumah Kepala Desa Anto, terdapat tiga buah kamar. Kamar yang berada di tengah merupakan tempat Bidan Wiwik memeriksa dan mengobati pasiennya.

Wiwik Sumbawati merupakan tulang punggung bagi kesehatan warga Desa Kadindi, Pekat, di kaki Gunung Tambora.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News