World Bank Prediksi Ekonomi RI Turun 4,7 Persen, Purbaya: Saya Pikir Salah Hitung
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi prediksi World Bank terkait angka pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 4,7 persen.
World Bank diketahui meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami penurunan, di mana target tersebut direvisi dari sebelumnya 4,8 persen.
Merespons hal tersebut, Purbaya menduga proyeksi yang dikeluarkan World Bank didasari pemikiran bahwa Indonesia akan segera mengalami resesi.
"Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali, setelah itu rata-ratanya kan, 4,6, saya pikir World Bank salah hitung," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).
Purbaya menegaskan di tengah penurunan proyeksi tersebut, pemerintah saat ini lebih mengutamakan kestabilan fundamental ekonomi di dalam negeri.
Menkeu memastikan sistem keuangan dan iklim investasi terjaga dengan baik, sehingga pertumbuhan akan ikut berbalik.
Dia meyakini analisis yang dilakukan lembaga keuangan internasional tersebut sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga energi global yang sedang terjadi.
"Saya yakin World Bank menghitung itu, karena dampak harga minyak tinggi. Kalau sebulan dari sini harga minyak turun kemana, kalau kembali ke lama lagi, World Bank pasti akan berubah prediksinya," tuturnya.
World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi turun ke 4,7 persen, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bank dunia salah hitung.
- Pelemahan Rupiah Seperti Krisis Ekonomi 98? Purbaya Angkat Bicara
- Demi Ekonomi Kerakyatan, Sekda Sumsel Dukung Penuh Koperasi Merah Putih Besutan Prabowo
- Olok-Olok Prabowo soal Dolar Bikin Rupiah Kian Ambyar
- Melihat Bahaya Gas Metana di TPST Bantargebang
- AHY Memastikan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tak Memberatkan Masyarakat
- Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sukses Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor
JPNN.com




