Yayasan Binawan Dukung Pemkab Belu Dirikan LPK ke Jepang
jpnn.com, BELU - Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Yayasan Binawan dan Yayasan Emaus meresmikan berdirinya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Binawan Belu di Gedung Emaus Pastoral Center.
Peresmian ini sekaligus menandai komitmen strategis Pemda Belu untuk membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda melalui program pelatihan tenaga kerja ke Jepang sekaligus langkah konkret untuk mendukung Program Ayo Bangun NTT yang diinisiasi Gubernur NTT.
Program ini juga menjadi bagian dari gerakan anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digelorakan dari daerah tapal batas.
Inisiatif ini berjalan melalui kolaborasi lintas institusi seperti Kejaksaan Negeri Belu menghadirkan literasi hukum agar generasi muda memahami jalur migrasi kerja yang aman, legal, dan terlindungi.
Keuskupan Atambua membangun pembinaan mental dan karakter agar anak-anak muda Belu berangkat dengan landasan moral yang kuat, dan Binawan menyediakan pelatihan bahasa dan keterampilan internasional sesuai kebutuhan industri global.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap tantangan penyerapan tenaga kerja di Nusa Tenggara Timur.
Jepang saat ini membutuhkan lebih dari 500 ribu tenaga kerja asing hingga tahun 2030. Dengan kualitas sumber daya manusia yang tepat, generasi muda NTT berpotensi besar mengisi kebutuhan tersebut.
Sebanyak 60 putra dan putri NTT telah terpilih sebagai siswa angkatan pertama dan akan mengikuti program pelatihan berbasis standar internasional, termasuk penguasaan bahasa Jepang serta keterampilan kerja sesuai kebutuhan industri.
Pemerintah Kabupaten Belu bersama Yayasan Binawan dan Yayasan Emaus meresmikan berdirinya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ke Jepang.
- Piala Asia 2027: Inilah Jadwal Timnas Indonesia
- Timnas U-17 Indonesia Menang atas China, Hanya Kalah Selisih Gol dari Jepang
- Desa Binaan Imigrasi Diharapkan Bisa Cegah TPPO & TPPM
- Iran Bikin Timur Tengah Membara, Jepang Tingkatkan Konsumsi Batu Bara
- Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang & Korsel Tambah Komitmen Investasi Rp 574 Triliun
- Kunjungan Prabowo ke Jepang & Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 T
JPNN.com




