Yayasan Sekolah Swasta Tempat Penemuan Senjata di Jaksel Minta Perlindungan KPAI
jpnn.com - Yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tempat penemuan ratusan pucuk senjata meminta perlindungan dan pendampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga jajaran pemerintahan.
"Sebagai bentuk keseriusan yayasan untuk menindaklanjuti keadaan saat ini, kami sudah minta waktu untuk bertemu dengan KPAI besok (har ini,, red) dan Alhamdulillah sudah disambut dengan baik. Insyaallah kami akan bertemu," kata Kuasa hukum yayasan Annisa di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).
Annisa menyebut permintaan audiensi tersebut bukan semata-mata untuk menyampaikan persoalan yang terjadi, tetapi juga untuk memperoleh arahan agar setiap keputusan yang diambil pihak sekolah tetap memperhatikan kepentingan peserta didik.
"Kami yayasan bisa meminta perlindungan dan juga petunjuk mengenai situasi yang dialami saat ini supaya saat sekolah mengambil langkah, langkah yang diambil itu bisa bijak dan terus mengedepankan kepentingan murid didik," tutur Annisa.
Pihak yayasan juga tengah membangun komunikasi dengan Komisi III dan Komisi X DPR RI.
Audiensi dengan kedua komisi tersebut diharapkan dapat segera terlaksana untuk membahas persoalan keamanan di lingkungan sekolah dan langkah penyelesaiannya.
Sementara itu, kuasa hukum yayasan lainnya, Alvon Kurnia Palma mengatakan pihaknya telah menjadwalkan audiensi dengan KPAI pada Senin (10/8) pukul 10.00 WIB.
Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas kondisi yang tengah dihadapi sekolah sekaligus memastikan keselamatan peserta didik dan keberlangsungan proses belajar mengajar.
Yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tempat penemuan ratusan pucuk senjata meminta perlindungan KPAI.
- Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Harus Jadi Alarm Keras Prabowo
- KPA Soroti 147 Kasus Kriminalisasi Petani, Kecewa Bareskrim Tak Hadir di DPR
- KPAI Beri Alarm Keras soal MBG: Jangan Sampai Anak Jadi Korban
- Heboh Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Ogah Dibilang Lamban
- Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Sahroni: Jangan Sampai Ada Jaringan Besar
- DPR Minta Aparat Usut Tuntas Kepemilikan Ratusan Senpi di Sekolah Swasta
JPNN.com




