Yustina, Guru Honorer yang Setiap Hari Melewati Jalan dengan Akses yang Sulit.
jpnn.com - JAKARTA – Sejumlah guru honorer yang mengabdi di wilayah terpencil, salah satunya di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat pelatihan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/5), mengatakan dukungan berupa pelatihan kepada guru honorer merupakan bentuk apresiasi terhadap para pendidik yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan akses.
Salah satu penerima dukungan tersebut ialah Yustina Yuniarti, guru honorer di SDK Wukur, Kabupaten Sikka.
Yustina telah mengabdi selama 11 tahun di SDK Wukur.
Setiap hari, ia menempuh perjalanan sekitar 6 kilometer menuju sekolah dengan melewati jalan dengan akses yang sulit.
SDK Wukur saat ini menjadi tempat belajar bagi 34 siswa dengan didampingi delapan tenaga pendidik.
Di tengah kondisi akses dan ekonomi yang terbatas, Yustina memilih bertahan sebagai pendidik.
PT PNM menyatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi Yustina dan para pendidik lain yang tetap mengajar di wilayah terpencil.
Yustina Yuniarti merupakan guru honorer yang telah mengabdi selama 11 tahun di SDK Wukur.
- BPS: Meski Diguncang Gempa, NTT Catat Deflasi 0,40 Persen
- Saefuddin Minta Data Akurat, dari PNS, PPPK, P3K Paruh Waktu, termasuk Honorer
- Temui Korban Gempa NTT, Ketum Pendekar 08: Kami Datang karena Kepedulian
- Gempa NTT: Telkom Akses Gerak Cepat Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam
- PNM Temani Nasabah Mekaar di Desa Sade Melewati Masa Sulit
- 7 September, 35 Ribu PPPK & PPPK Paruh Waktu Kumpul di Istana Bawa 4 Tuntutan
JPNN.com




