Yustina, Guru Honorer yang Setiap Hari Melewati Jalan dengan Akses yang Sulit.
Perseroan menilai pemberdayaan tidak hanya berkaitan dengan ruang usaha, tetapi juga dapat hadir di ruang pendidikan.
"Kisah Ibu Yustina adalah teladan yang menginspirasi banyak orang, termasuk kami di PNM. Dedikasinya menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari materi, tetapi juga dari dampak sosial yang bisa kita berikan kepada sesama," kata Dodot.
Yustina menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan PNM.
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi dorongan baru untuk terus menjalankan tugas sebagai guru.
"Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini.”
“Semoga perhatian seperti ini membuat kami makin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati," ujar Yustina. (antara/jpnn)
Yustina Yuniarti merupakan guru honorer yang telah mengabdi selama 11 tahun di SDK Wukur.
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu
- PPPK Tendik Minta Disejajarkan dengan Guru di Bawah Kemendikdasmen
- AP3KI: Tidak Ada Alasan Lagi Pemda Memberhentikan PPPK
- PPPK Beri Ucapan Selamat Ultah untuk Pak Dasco, Sampaikan Harapan Ini
- PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun
- Prabowo Harus Memperhatikan Permohonan PPPK Agar Jadi Sejarah Baik Seperti Era Jokowi
- Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami
JPNN.com




