Jumat, 22 Agustus 2014 | 05:01:36
Home / Berita Daerah / Jawa / Harta Karun Ditemukan di Jatilawang

Senin, 04 Agustus 2008 , 07:52:00

Koin-koin kuno yang ditemukan warga dan dianggap sebagai harta karun peninggalan Belanda. Foto: Radar Banyumas.
Koin-koin kuno yang ditemukan warga dan dianggap sebagai harta karun peninggalan Belanda. Foto: Radar Banyumas.
BERITA TERKAIT

JATILAWANG - Warga Desa Kedungringin, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, menemukan sejumlah uang logam dan benda benda antik di pinggir Sungai Kalipasir, desa setempat. Belum diketahui secara pasti asal muasal benda ini, namun kini warga masih terus melakukan pencarian benda-benda tersebut. 
Sungai Kalipasir berubah gempar akhir-akhir ini. Berapa benda yang diperkirakan peninggalan zaman Belanda ini berupa ratusan keping uang logam, tusuk konde, cincin, peluru dan sejumlah gelang-gelang yang terbuat dari tembaga.. Temuan uang logam ini terdapat tulisan VOC tahun 1755, serta uang logam lainnya terdapat lukisan mahkota tertera tahun 1858.
Ada belasan uang logam ditemukan ternyata terbuat dari emas. Logam tersebut kemudian dijual, dan sebagian disimpan sebagai barang kenangan. Kabar penemuan harta karun tersebut tersebar luas. Kini di lokasi sungai tersebut puluhan warga lain berdatangan untuk ikut melakukan pencarian.
Sukirno, salah satu penemu barang antik menceritakan, barang antik ini kali pertama ditemukam saat dirinya sedang mengorek pasir  di pinggir sungai itu. "Saya menemukan semua barang antik ini tanpa disengaja. Sewaktu mengambil pasir dari dasar sungai, ternyata ada ada barang antik," katanya mengisahkan.
Sukirno mengaku, setelah menemukan barang-barang antik tersebut, malam hari dirinya mendapat petunjuk dari mimpi, yang konon menceritakan bahwa ada harta karun di Sungai Kalipasir. "Saya mimpi bahwa masih ada harta karun yang lebih banyak lagi. Semoga petunjuk ini benar adanya," akunya.
Benda-benda antik tersebut, kini masih disimpan di rumah Sukirno sebagai kenang-kenangan. Apalagi benda ini sudah tidak ada lagi di toko atau di tempat-tempat niaga lain. "Saya akan menyimpan barang temuan ini, karena selain menarik, benda ini merupakan barang langka," terang Sukirno.
Kabar temuan barang antik ini menjadi perhatian warga setempat. Berdasarkan informasi mulut ke mulut, kini warga mulai berdatangan ikut melakukan pencairan di Sungai Kalipasir. Mereka berharap, bisa menemukan benda antik lain, yang nilainya lebih tinggi. "Siapa tahu bisa dapat harta karun kan lumayan. Apalagi kondisi saat ini cukup memberatkan warga miskin seperti saya ini," tutur Woro warga setempat.
Meski kabar temuan benda antik itu meluas, namun terkait penemuan benda tersebut belum ada pihak terkait yang bisa memberikan keterangan lebih lengkap. "Anda bisa menilai sendiri, percaya atau tidak percaya, tapi ini ada," terang Sukirno. (jil)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar