Sabtu, 18 Mei 2013 | 20:01:58
Home / Nasional / KSAD Seriusi Pembelian 100 Tank Leopard

Minggu, 18 Desember 2011 , 17:17:00

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya tengah berusaha merealisasikan pembelian 100 unit tank Leopard 2A6. Ia menegaskan pembelian tank buatan Jerman dengan total harga Rp 14 triliun itu sebagai wujud modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

"Setelah 20 tahun tidak melakukan modernisasi (Alutista), yang kami butuhkan tank besar, tidak ada perubahan," kata Pramono di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (18/12).

Dikatakannya, pemilihan tank tempur utama (main battle tank/MBT) Leopard 2A6 sudah melalui berbagai kajian dari beberapa aspek. Di antaranya aspek strategi militer, yakni susunan kekuatan militer yang dibangun dan dipersiapkan sejak dini dengan asumsi adanya ancaman yang paling mungkin.

Adik ipar Presiden SBY itu menambahkan, setiap negara dalam strategi militernya pasti fokus kepada disain kapabilitas objektif, berupa susunan satuan-satuan tempur, bantuan tempur (banpur), dan unsur pendukung secara terintegratif dan komprehensif. Jika dilihat dari taktik bertempur matra darat, kata Pramono, tank Leopard adalah pilihan yang tepat untuk menghadapi kekuatan darat lawan yang memiliki tank MBT sekelasnya.

Dalam taktik bertempur kekuatan tank tempur harus dihadapi dengan tank tempur pula. "Ditinjau aspek itu, keunggulan MBT Leopard bisa digunakan untuk  kemampuan daya gerak, tembak, daya kejut dan penghancuran," tegasnya.

Belum lagi, kata Pramono, keunggulan disain teknologinya adalah besaran kaliber meriam Leopard sebesar 130 milimeter, jarak capai, kemampuan penetrasi dan penghancurannya, stabilizer system, serta dan armor protection. Leopard juga punya keunggulan yang sangat menentukan yaitu, kemampuan firing control system dan automatic target tracking system yang sangat akurat, serta auto ammo loader guna mempercepat daya tembaknya, thermal imaging sight, laser range finder, dan balistic computer.

Aspek geografi Indonesia juga menjadi pertimbangan untuk  menentukan pemilihan MBT Leopard yang beratnya 63 ton. Leopard, kata dia, dapat bergerak dan bermanuver dengan leluasa di wilayah Indonesia, kecuali di wilayah tertentu yang tidak memungkinkan bagi manuver ank tempur berat.

Selain itu aspek training of trainer (TOT) Rheimetal yang merupakan pabrik Tank Leopard di Jerman memberikan dukungan sepenuhnya berupa trasfer teknologi baik berupa pemeliharaan, operasional dan pengadaan amunisinya bersama PT Pindad, Bandung. "Ini alasan kami memilih MBT Leopard. Sisi transfer of technology juga menjadi pertimbangan," tandas Pramono. (kyd/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 17.01.2012,
      01:46
      diosuma
      apa g lebih bagus kita beli ma rusia aja,mengingat sperpatnya gampang.
    2. 12.01.2012,
      20:43
      eko budi wibowo
      DPRT PAN PONDOK KARYA PONDOK AREN TANGSEL JUSTRU BERHARAP AGAR SAUDARAKU MENHAN,PANGLIMA TNI-KA.STAFF SERTA JAJARAN MABES TNI,SAUDARAKU PIMP.FRAKSI PAN DPR.RI.UNTUK ANGGARAN 2012 DINAIKKAN 25-30% ANGGARAN KESEJAHTERAAN GAJI PRAJURIT TAMTAMA,BINTARA,PURNA,PEJUANG KEMERDEKAAN-PARA VETERAN-WARAKAURINYA.BERIKAN KEMUDAHAN DALAM MENDAPATKAN FAS.KREDIT KPR;GUNAKAN SAJA FAS.KREDIT DALAM NEGERI KPR MANDIRI,KPR BNI,KPR BRI,KPR BTN,KPR MUAMALAT,KPR HSBC,BANK MEGA DIATUR DALAM ATURAN BANK INDONESIA.
    3. 12.01.2012,
      20:28
      eko budi wibowo
      DPRT PAN PONDOK KARYA PONDOK AREN TANGSEL MENDUKUNG TNI.AD DAPAT MEMENUHI ARSENAL TEMPURNYA;CUMA...KALAU SEANDAINYA PIHAK PARLEMEN NEDERLAND MENOLAK AJUAN TERHADAP PEMBELIAN MBT LEOPARD 2 INI,COBA KITA LIHAT JENIS MBT LAINNYA TERMASUK MBT.T.80U,MBT.T.90 RUSIA,PT.91 TWARDY POLAND ATAU JENIS MBT DARI UKRAINA YANG DITAWARKAN TNI.AD-KEMENHAN,KALAU PARLEMEN NEDERLAND MEMPERTANYAKAN HAK ASASI MANUSIA,KENAPA NEDERLAND MENJAJAH INDONESIA SAMPAI 350 TAHUN,BENDA2 SEJARAH BANGSA KITA DIANGKUT SEMUANYA KEMUSIUM NEDRLND
    4. 25.12.2011,
      13:54
      bambang
      kita berharap indonesia membeli lebih banyak lagi ,tank leopard 2A7 400 unit,helikopter apache 120 unit,sukhoi su-35 160 unit kapal selam 80 unit
    5. 20.12.2011,
      17:01
      ilhamsurya
      tapi kalau kita gak jadi membeli leopard.kita harus membeli M1A1 ambras karana amerika skarang kan sedang krisis jdi kta dpt mengimbangi MBT lain
    6. 20.12.2011,
      16:39
      Agaxi
      Tapi sayang parlemen belanda tidak setuju pada penjualan tank bekasnya ke INDONESIA
    7. 20.12.2011,
      13:30
      manggala
      Keputusan Kasad sangat tepat, karena yg mengetahui persis Alutsista yg dibutuhkan TNI AD adalah TNI AD. Saatnya Alutsista TNI AD dimoderniisasi, antara lain dgn membeli 100 tank leopard, agar TNI AD disegani kawan dan ditakuti lawan. Bila TNI kuat maka negara akan kuat dan berwibawa.
    8. 20.12.2011,
      13:30
      manggala
      Keputusan Kasad sangat tepat, karena yg mengetahui persis Alutsista yg dibutuhkan TNI AD adalah TNI AD. Saatnya Alutsista TNI AD dimoderniisasi, antara lain dgn membeli 100 tank leopard, agar TNI AD disegani kawan dan ditakuti lawan. Bila TNI kuat maka negara akan kuat dan berwibawa.