Rabu, 03 September 2014 | 09:10:14
Home / Ekonomi / Triwulan I, Bank Mandiri Tumbuh 29,9 Persen

Sabtu, 28 April 2012 , 07:41:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Executive Vice President Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S. Nasution mengatakan, pada triwulan I/2012, kredit Bank Mandiri tumbuh 29,9 persen, dari Rp 252 triliun para periode tahun sebelumnya menjadi Rp 327 triliun. Pertumbuhan kredit itu mendukung kenaikan aset menjadi sebesar Rp 547 triliun pada triwulan I/2012, naik 17,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja positif pada sisi intermediasi tersebut memacu pertumbuhan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp 3,4 triliun pada triwulan I/2012. Kualitas aset produktif juga tetap terjaga dengan baik, yang terlihat pada rasio kredit bermasalah (NPL) netto sebesar 0,51 persen.

Kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh segmen bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi terutama pada segmen mikro yang tumbuh mencapai 69,9 persen menjadi Rp13,1 triliun pada Maret 2012. Jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat dari 579 ribu nasabah menjadi 733 ribu nasabah. Sementara itu, kredit yang tersalurkan untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah mencatat pertumbuhan sebesar 31,7 persen menjadi Rp 45,1 triliun.

Sebelumnya, Bank Mandiri menyalurkan kredit investasi Rp 530 miliar kepada PT Makmur Orient Jaya, anak perusahaan Summarecon Group. Ini untuk  membiayai pembangunan Summarecon Mal Bekasi tahap pertama. Pinjaman itu setara 80 persen dari total investasi untuk pembangunan pusat perbelanjaan di kawasan kota mandiri Summarecon Bekasi tersebut. Kredit tersebut bersifat nonrevolving dan memiliki jangka waktu 8 tahun, termasuk 2 tahun masa tenggang.

Bank Mandiri juga telah memberikan pembiayaan sebesar Rp 250 miliar untuk mendukung Summarecon Group dalam merealisasikan pembangunan kota mandiri Summarecon Bekasi.

Direktur Utama PT Makmur Orient Jaya Johanes Mardjuki menuturkan, seluruh proyek Summarecon Group di kawasan sangat prospektif. Mengingat Bekasi merupakan salah satu kawasan megapolitan Jabodetabek dengan perkembangan yang sangat cepat, baik dari sisi supply dan demand. (dri)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar