Rabu, 16 April 2014 | 23:36:40
Home / Nasional / Humaniora / Honorer K2 Diharap Mulai Persiapan

Kamis, 27 September 2012 , 07:17:00

Foto: Arundono/dok.JPNN
Foto: Arundono/dok.JPNN
RELATED NEWS

JAKARTA - Tingkat kelulusan ujian tulis atau tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2012 sangat rendah. Kondisi ini menjadi evaluasi penting pemerintah. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) meminta tenaga honorer kategori 2 (K2) mulai persiapan jelang ujian serupa tahun depan.

Sebagaimana diketahui, ujian tulis CPNS yang digelar 8 September lalu diikuti sekitar 165 ribu peserta. Hasilnya, hanya 40 ribu (35 persen) peserta yang nilainya melampaui passing grade dan berhak ikut tes lanjutan. Sisanya sebanyak 125 ribuan pelamar gugur.

Dari tingkat kelulusan yang rendah tadi, mulai muncul desakan supaya passing grade dipangkas. Terutama pada tes tulis CPNS kelompok tenaga honorer K2. Tetapi sampai sekarang pemerintah tetap bergeming. Skor passing grade saat ini dianggap pemerintah sudah ideal untuk menjaring calon PNS berkualitas.

"Supaya tingkat kelulusan ujian tulis meningkat, harus mulai persiapan sejak sekarang," tutur Wamen PAN-RB Eko Prasojo. Dia mengatakan jika tenaga honorer calon peserta tes CPNS mengetahui tiga bidang kompetensi yang diujikan.

Eko mengatakan, kompetensi utama yang menuntut kemampuan tinggi adalah wawasan kebangsaan. "Kemampuan wawasan kebangsaan perlu diperkuat," ucap dia. Apalagi kompetensi wawasan kebangsaan ini kerap menjadi penjegal kelulusan.

Dua bidang lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah intelejensi umum dan karakteristik pribadi. Menurut Eko, dua bidang ini menjadi cermin kepribadian calon aparatur.

Eko juga menanggapi soal desakan supaya passing grade ujian tulis CPNS dikurangi. Dia mengatakan, hasil tes tulis 8 September akan dievaluasi panitia nasional rekrutmen CPNS. "Tapi sampai sekarang insya'allah sama (passing grade tes tulis CPNS pelamar umum dan tenaga honorer K2, red)," jelas dia.

Sebagai catatan, skor passing grade kelompok lulusan SMA/sederajat bidang karakteristik pribadi adalah 25, skor intelejensi umun 5, dan skor wawasan kebangsaan 5. Lulusan DII/DII (27,5 - 7,5 - 7,5) serta lulusan SI ke atas (30 - 15 - 10).

Jumlah tenaga honorer yang berhak mengikuti ujian CPNS tahun depan mencapai 600 ribu orang. Terkait kutrrota yang tersedia, baru ditetapkan tahun depan. Diantara ketentuannya, kuota CPNS baru hanya untuk instansi pusat dan daerah yang anggaran gaji pegawainya kurang dari 50 persen. (wan)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 02.09.2013,
        13:42
        kernalia saragih
        kenapa pemerintah hanya janji2 perhatikan kami honor k2 yg di papua ini mengabdi sudah 15 tahun, apa janji saja yg bisa di ucapkan From mobile
      2. 26.02.2013,
        11:08
        agus
        mana katanya publikasi di bulan februari bagi tenaga honorer k2 disetiap daerah masing2, tapi mengapa sampai skrng belum ada jg...
      3. 27.01.2013,
        08:42
        susiruzyamsu
        Nama'' cpns SULTRA yg lolos K2 di umumkan dunK!!!
      4. 19.01.2013,
        20:45

        Pak DPR, Presiden. Pak mentri tlg nasib guru hnr k2 di prhtkn. Jgn d bohongn trs kasihan..! From mobile
      5. 11.01.2013,
        19:26
        m.mustafa
        assalammu alaikum,,,saya honor kontrak bekerja di bidang kebersihan dan jaga malam,,,,apa orang seperti saya bisa di PNS kan mohon di pertimbangkan,,,
      6. 06.01.2013,
        21:12
        m yanas, guru honor sdn saring s bubu pagatan kalsel 2005-SKRG
        slamat pada rekan2 k1 honorer tanah bumbu kalsel yg uda melakukan pembrkasan,moga sukses dan tetap amanah jlankan tugas From mobile
      7. 06.01.2013,
        21:03
        annasogie
        bgimana bpk2 tahu bhwa pns yg anda tugskan/guru d daerahkmi lbh baek dr pd guru yg honor,mrk dtgnya lmbat?!plangx cpat! From mobile
      8. 06.01.2013,
        20:43
        m yanas
        presiden,menpan,p bkn!tolg ikam ke tmpt tpencil,guru hnorer lbh jgo dr pd pns_mu,pns ambil kls2 sd yg honr ngjr kls4_6 From mobile
      9. 04.01.2013,
        10:08
        hadiwinarto
        guru kelas masa kerja 6tahun6bulan
      10. 02.01.2013,
        19:55
        pajimi
        coba bapak ke kalimantan selatan tanah bumbu lihat gurunya ada yg naik kelotok ada yg naik ojek anaknya guru tidak kuliah karena honornya tidak mampu membiayai bayar semester tingal nangis aja dee