4 WNA Penghuni Lapas Kerobokan Kabur, Diduga Sipir Terlibat

4 WNA Penghuni Lapas Kerobokan Kabur, Diduga Sipir Terlibat
ALAN KABUR: Petugas pemadam kebakaran badung, saat memompa air dalam lubang yg diduga dipakai untuk jalan melarikan diri. Foto Miftahuddin Halim/Radar Bali/JPNN.com

Keempat napi yang kabur itu diidentifikasi bernama Shaun Edward Davidson, Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi Bin Alm Nikola Iliev, 43, (Bulgaria) adalah terpidana 7 tahun, kasus pencucian uang.

Kemudian ada Sayed Mohammed Said, 31, (India) terpidana 14 tahun kasus narkotika, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, 50, (Malaysia) terpidana 7 tahun dan 6 bulan.

Kalapas Kelas II A Kerobokan yang dikonfirmasi Tonny Nainggolan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, salah satu yang kabur bernama Shaun Edward Davidson sebentar lagi akan bebas.

Menurut Kalapas Tonny, Davindson terpidana 1 tahun kasus keimigrasian, itu akan bebas September 2017 mendatang.

"Bulan sembilan nanti dia bebas, karena hanya setahun, "tandas Tonny. Namun, karena kabur, mantan KPLP Pondok Cipinang ini menyatakan ada kemungkinan Shaun Edward Davidson akan kembali menjalani proses hukum.

"Tetapi, soal proses hukum itu ketika nanti sudah tertangkap. Kami akan koordinasikan dengan kepolisian dan imigrasi. Mudah-mudahan saja segera tertangkap, "harapnya. (dre/mus/jpg/jpnn)


Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali kecolongan. Empat narapidana yang merupakan warga negara asing kabur.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News