Sabtu, 27 Mei 2017 – 09:24 WIB

Anies Sulit Menang Kalau Tidak Terapkan Strategi Ini

Jumat, 17 Februari 2017 – 23:40 WIB
Anies Sulit Menang Kalau Tidak Terapkan Strategi Ini - JPNN.COM

Calon Gubernur DKI Anies Baswedan usai mencoblos di TPS 28, Cilandak, Jakarta Selata, Rabu (15/2). Foto: Desynta Nuraini/JawaPos.Com

SHARES

jpnn.com - Bila hasil quick count tidak meleset, maka pasangan calon Ahok-Djarot dan Anies-Sandi akan melaju ke putaran dua. Masuknya pasangan Anies-Sandi dalam putaran dua, tidak terlepas dari dua faktor.

"Faktor pertama, Anies memiliki target kampanye yang jelas yaitu ingin fokus meraih suara dari kelompok Islam. Ini bisa dilihat dari simbol memakai peci dan jargon akan menutup prostitusi dan menghentikan reklamasi sebagaimana yang disuarakan oleh kelompok Islam," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada redaksi, Jumat (17/2).

Faktor kedua, Anies terbantu oleh kurang cemerlangnya penampilan Agus-Sylvi dalam ajang debat. Padahal sebelum debat digelar, elektabilitas Agus-Sylvi melejit paling atas.

Namun setelah debat, elektabilitasnya mulai menurun yang akhirnya disalip oleh Ahok dan hanya berbeda tipis dengan Anies.

"Sayang hingga debat ketiga, Agus belum mampu membalikkan keadaan. Akibatnya, pendukung terutama yang dari garis Islam, menunjukkan tanda-tanda ketidakpuasan dan kemudian mengalihkan dukungannya kepada Anies-Sandi, sehingga perolehan suara mereka bisa melejit hingga hampir menyamai perolehan Ahok," kata Sya'roni.

Semantara, sebut Sya'roni, kemenangan Ahok lebih disebabkan oleh solidnya para pendukung, mulai dari partai politik, pemilih dari etnis tionghoa dan pemilih yang beragama Kristen.

Kelompok ini adalah pendukung yang militan, sehingga meskipun digembur dengan isu SARA tidak terpengaruh sama sekali.

Tambahan dukungan lainnya didapat dari kelompok warga yang sudah merasakan keuntungan kebijakan Ahok seperti penerima program KJP, pasukan orange, marbot yang diumrohkan, dan lain-lain.

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini