Senin, 26 Juni 2017 – 00:13 WIB

Dikunjungi Bupati Anas ke Indekos, Penerima Beasiswa Ini Kaget

Sabtu, 20 Mei 2017 – 19:17 WIB
Dikunjungi Bupati Anas ke Indekos, Penerima Beasiswa Ini Kaget - JPNN.COM

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunjungi mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas di Surabaya. Foto-foto: source for JPNN.com

SHARES

jpnn.com, SURABAYA - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendadak bertandang ke sebuah indekos mahasiswa di kawasan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (20/5) siang tadi. Bupati Anas pengin bertemu dan mengetahui kabar sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas yang berkuliah di Surabaya. Anas mengunjungi dua mahasiswa, Syakir Rahman dan Ahmadi Iqbal Hanafi.

Kedua mahasiswa itu berkuliah di UIN Sunan Ampel masing-masing jurusan Sastra Inggris serta Ilmu Alquran dan Tafsir.

"Saya kebetulan acara di Surabaya karena pas barengan kegiatan Menteri PAN-RB terkait inovasi pelayanan publik. Jadi ya saya manfaatkan sekalian untuk mengecek program beasiswa, kami evaluasi dengan melihat mahasiswa penerimanya langsung di tempat indekosnya, untuk perbaikan skema beasiswa ke depan karena dananya akan terus ditambah," ujar Anas.

Dia mengatakan, Pemkab Banyuwangi sudah menggelontorkan sekitar Rp 15 miliar untuk memberi beasiswa ke 700 anak muda yang kuliah di berbagai perguruan tinggi dalam program Beasiswa Banyuwangi Cerdas. Para mahasiswa diberi sejumlah dana yang bisa dimanfaatkan untuk membayar biaya kuliah dan biaya penunjang, seperti membeli buku atau laptop.

Anas terlihat akrab berdialog dengan dua mahasiswa itu sambil lesehan di kamar indekos. "Ini indekosnya meskipun belum rapi, cukup bagus. Ya kalau jemuran baju di mana-mana samalah dulu mahasiswa saya juga begitu. Ini sekamar diisi dua orang. Dulu saya sekamar diisi puluhan orang. Kalau mandi, antrenya bisa sejam," kata alumnus Universitas Indonesia (UI) itu.

Anas menyemangati para anak muda penerima beasiswa agar terus berjuan meraih cita-cita. "Ya namanya anak muda harus berjuang. Jatuh-bangun itu biasa. Bagaimana di tengah kesulitan bisa eksis, itu tantangannya. Seperti Syakir ini keren, di tengah belajar Sastra Inggris, dia nyambi kerja di laundry. Saya bangga,” kata Anas.

Syakir sendiri tak menyangka jika dikunjungi Bupati Anas di pondokannya yang sederhana. "Saking kagetnya saya malah lupa bilang terima kasih ke Pak Bupati tadi secara langsung," ujarnya.

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini