Rabu, 23 Juli 2014 | 00:28:20
Home / Nasional / Humaniora / Usulan Formasi CPNS Daerah Ditenggat Desember

Jumat, 28 Oktober 2011 , 21:42:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Pengangkatan CPNS 2011 untuk formasi tenaga pendidik, medis, ikatan dinas, dan kebutuhan mendesak (seperti sipir penjara) tidak memungkinkan lagi dilakukan tahun ini. Pasalnya, 90 persen daerah belum memasukkan usulan kebutuhan pegawai yang disertai dengan Analisis Jabatan dan Beban Kerja (Anjab).

Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) menunjukkan, hingga Jumat (28/10) ini baru 97 daerah yang mengajukan usulan kebutuhan pegawai. Itupun tidak dilengkapi dengan Anjab.

97 daerah itu terdiri kabupaten/kota di 22 provinsi. Untuk provinsi di antaranya Sumbar, Riau, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Banten, Jateng, Jatim, Jogja, Kalbar, Gorontalo, Sulut, Sulsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, Bali, NTT, NTB, Maluku, Papua, Papua Barat.

"Walaupun yang diusulkan itu tenaga medis, pendidik, kebutuhan mendesak, kita tidak bisa memproses usulan itu tanpa disertai Anjab," tegas Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Ramli Naibaho di kantornya, Jumat (28/10).

Bila daerah ingin pemerintah pusat memproses usulan tersebut, maka Anjabnya harus dipercepat. Menurut Ramli, keterlambatan daerah ini karena kurangnya petugas verifikasidi daerah. Karena itu, bagi daerah yang kesulitan menyusun analisanya bisa meminta bantuan pusat. "Nanti pusat akan mengirimkan verifikator ke daerah untuk menyusun Anjabnya," ujarnya.

Sesuai tenggat waktu pengajuan usulan yang dipatok Desember 2011, maka daerah diminta selekasnya menyelesaikan penataan organisasinya. Lantaran baru 97 yang memasukkan usulan, KemenPAN&RB akan mendesak daerah agar menyerahkan usulannya pada pertengahan November.(Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 30.11.2011,
        16:06
        razali
        knp pmerintah tidak memperhatikan cara knerja guru pns ?apa yg dia but disana?
      2. 30.10.2011,
        22:38
        Muldani
        Kebayang, kalo gak dibantu honorer apa yang terjadi? Pendidik dan Perawat kebanyakan honorer. Kalo mereka mogok Pemerintah mau tanggung jawab gak
      3. 30.10.2011,
        19:49
        Setyo Budi Utomo
        Yang paling mendesak untuk menjadi CPNS saat ini adalah tenaga pendidik, sebab sampai saat ini instansi pendidikan bisa terselenggara dengan baik berkat keberadaan GTT yang belum terangkat jadi PNS. Kami tidak bisa bayangkan kepincangan seperti apa yang akan terjadi pada dunia pendidikan diIndonesia. Sehubungan dengan itu kami berharap pada pemerintahan ini agar memperhatikan masalah GTT ini dan segera mengangkat mereka sebagai pegawai negeri, agar dunia pendidikan Indonesia makin maju dan berkembang.
      4. 30.10.2011,
        11:58
        asep
        PP honorer kapan di terbitkannya ....
      5. 29.10.2011,
        10:45
        farly Nasri
        kasihan honorer..
        Semoga pemerintahan Bpk PRESIDEN SBY, DIBERKATI DAN DI LINDUNGI OLEH TUHAN YANG MAHA ESA, Amin.....
      6. 29.10.2011,
        10:29
        farly Nasri
        pns dan honorer, mendingan honorer yang jadi kuda pacu dalam pekerjaan. kasihan honorer yang setia bekerja untuk negara tercinta.
      7. 29.10.2011,
        09:44
        lorens wai
        kasihan nasip para honorer bekerja sekian tahun.UU guru dan dosen,gaji PNS melonjak jauh ketimbang guru honarer/swasta.
      8. 29.10.2011,
        07:47
        honorer
        honorer lebih rajin dan produktif dari pns yang hanya kerja nya jalan2 dan shoping PP 53 harus di perkuat
      9. 29.10.2011,
        04:02
        Jangan Hanya Moratorium
        Pangkas saja PNS yang tak produktip, sering bolos dan malas kerja. Kalau ingin maju gunakan tenaga tehnis orsorsing, sehingga mengurangi beban.