Senin, 21 Mei 2012  
   
KRIMINAL
Minggu, 19 Februari 2012 , 05:15:00

MALUKU - Sejak dulu, John Kei memang dikenal sebagai preman yang cukup "sakti", terutama di kawasan Tangerang. Dia kabarnya merupakan "tangan kotor" sejumlah oknum petinggi polisi dan militer dan menjadi beking banyak tempat hiburan di Jakarta-Tangerang. Karena itu, dia menjadi sosok yang cukup "sakti".
   
Seperti dalam kasus penganiayaan berat yang dilakukannya pada Juni 2008 lalu. Ketika itu, John Key menyekap dan memotong jari Jemri dan Charles Refra. Meski locus de licti-nya berada di Maluku, namun penyidikan dan pengadilan terhadap kasus penganiayaan yang juga dilakukan John Key bersama adiknya, Tito Refra, dan dua orang anak buahnya tersebut dipindah di Surabaya.
   
Selama di Maluku, baru setelah Kapolda Maluku berganti ke tangan Brigjen Pol Mudji Waluyo, John Key ditahan. Demi alasan keamanan (karena pulau Kei dan Maluku boleh dibilang adalah "kandangnya"), proses peradilannya dilanjutkan di Surabaya.

Pada 2 Maret 2009, jatuh vonis untuk empat penganiaya berat tersebut. Paling ringan adalah John Key yang hanya mendapat vonis delapan bulan penjara. Jauh dari tuntutan jaksa yang seberat 3,5 tahun. Sementara itu, adik John Key Fransiscus Refra alias Tito divonis agak berat, yakni 1 tahun dua bulan. Sementara itu, kakak-beradik anak buah John Kei, Pedro-Antonius Tanlain divonis delapan bulan saja. (ano)

RELATED NEWS


Komentar (15)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 05.03.2012,
    01:05
    Anak madura
    Baru di tembak di kaki udah klabakan, kenapa gak di tembak di jantung aja skalian,,, sakti apaan itu????
  2. 03.03.2012,
    11:56
    RULLY
    Jgn menghakimi org....
    ada HUKUM...
  3. 28.02.2012,
    22:17
    Petrus KYE
    John K tembak mati aja kok susah, pa lagi yg tulis komentar sok mengacam segala emangnya indonesia ini milik moyangmu, He !!
  4. 25.02.2012,
    01:59
    jasman
    wez gak jamane angling dharma bozzz,,sekarang jamane romeo and juliet..hari gini premanisme,,,malu dong,,by;arek malang anti premanisme...
  5. 23.02.2012,
    03:52
    Netral
    Jangan berkomentar kaya orang GOBLOK..!!!
    Hati-hati Pengalihan ISU Kasus Angelina Sondak...'
  6. 22.02.2012,
    19:32
    jaka umbara
    Dasar preman kampung..... tatonya aja yang ngeri... kwkwkwk... ditembak malah mewek..kwkwkwk.... dasar sampah masyarakat............
  7. 22.02.2012,
    11:44
    bejok
    apa sech untung ny jdi premaann ....
  8. 22.02.2012,
    08:16
    bonek sby
    kenapa fpi jakarta kok diem aja tuh kan kelompok john kei berbuat kejahatan , beraninya ma maksiat tok apa mungkin dapet dana bailout dari john k
  9. 21.02.2012,
    00:46
    Andiks Panipuli
    'Tiap yg berjiwa akan merasakan kematian.' Wahai kawan2 preman dimanapun kalian berada, sadar
  10. 20.02.2012,
    21:11
    sang kodok
    seperti kata pepatah sepandai2nya tupai melompat pasti jatuh..ingat jhon siksa Allah sangat berat
  11. 20.02.2012,
    10:12
    pawit
    sakti kok ditembak nangis.....minta tolong tuh ama tattonya bisa gak nolongin......
  12. 20.02.2012,
    09:58
    roi
    sakti apanya ?????? From mobile
  13. 20.02.2012,
    08:57
    KEY
    putra-putri....

    LO NGOMONG HATI-HATI YA...
    LO MAU COBA YA....
  14. 19.02.2012,
    20:48
    putra-putri
    Lha, katanya sakti... baru ditembak dikaki aja khoq udah nggak berdaya... Hi..hi preman kampung kali..
  15. 19.02.2012,
    11:10
    putra baun
    sudah saatnya diperangi boss
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement