Senin, 21 April 2014 | 06:32:24
Home / Nasional / Sosial / Lady Gaga Jangan Nodai Bulan Rajab!

Kamis, 24 Mei 2012 , 19:10:00

RELATED NEWS

JAKARTA-Penolakan terhadap konser Lady Gaga kembali disuarakan oleh kelompok masyarakat. Kali ini penolakan datang dari ormas dan lembaga dakwah Islam se-DKI Jakarta.

Antara lain Muslimat NU DKI, PW (Pengurus Wilayah) Wanita Islam, PW Aisyiah, Imami DKI Jakarta, Persis (Persatuan Islam) DKI Jakarta, Kaum Syarikat Islam, Wahdah Islamiyah, PW Matlaul Anwar, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia.

Mereka menilai konser Lady Gaga membawa pengaruh buruk dari asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Dalam keterangan pers yang digelar di kantor DPP Muhammadiyah, Jakarta, kumpulan ormas Islam ini menyampaikan sejumlah alasan kenapa menolak konser penyanyi asal Amerika Serikat tersebut.

"Ada tujuh poin kenapa kami keberatan. Yang pertama, Al Quran surat An Nahl ayat 90 yang menyuruh pemerintah dan masyarakat wajib menegakkan keadilan, kejujuran dan kepedulian sosial serta mencegah perbuatan keji," ujar Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jakarta, Agus Suradika kepada wartawan, Kamis (24/5).

Agus juga beralasan bahwa konser Lady Gaga tidak layak digelar karena jatuh pada bulan Rajab. Menurut Agus, bulan Rajab adalah bulan suci bagi umat Islam dan tidak boleh dinodai oleh siapa pun.

"Bulan Rajab adalah syahrul ulum (bulan suci) dalam ajaran Islam, pantang dilanggar dengan aneka maksiat apalagi gelar konser setan Gaga," tegas Agus.

Berdasarkan alasan tersebut, Agus mengimbau ormas dan lembaga Islam serta seluruh komponen masyarakat Islam untuk menolak konser Lady Gaga. Kelompoknya juga menuntut Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, untuk melarang konser pelantun lagu Born This Way tersebut.

"Kami desak Gubernur DKI untuk mencegah pertunjukan maksiat termasuk konser Lady Gaga. Seluruh komponen masyarakat Islam juga harus bersatu menolak pornografi yang sengaja dilakukan musuh-musuh Islam," tandasnya. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.05.2012,
        19:39
        ki ronggo
        ya balat kan sj karna hr bulan Rajab Beribu makna bagi orang islam.Indonesia adlh umum masyarakat nya muslim. kenapa lady gaga kok di pertahan kan? tlong menteri agama kita.bersikap tegas ikut lah sunah rohsul.contoh malam ini negara malaysia menarik buku nya. irsat manji karena meyimpang dr segi hukum agama islam
      2. 25.05.2012,
        17:43
        noor jamien
        Kebetilan dan kebenaran akan selalu berseteru, begitupun dengan pendukunnya...
      3. 25.05.2012,
        16:41
        Abang Ganteng
        Hidup FPI.. Uhuy..
      4. 25.05.2012,
        14:36
        widigdo Sumarno
        lady gaga ini , anggap aja sebagai Ujian keimanan thn Tuhan YME, biarkan dia bergaya apa aja ,asal tdk anarkis.
      5. 25.05.2012,
        14:08
        Hospitallers St.John
        Order IX/2012: 300 personel Hospitallers siap utk mencegat dan usir romb lady gaga yg lewat bandara halim. Deus vult !!!
      6. 25.05.2012,
        10:06
        ikhwan
        yang di pelosok2 aja masih banyak organ tunggal cabul dan kita belum bisa utk memberantasnya sekarang mau ditambah lagi yg produk impor yg lebih
      7. 25.05.2012,
        10:04
        Budak Batam
        Go FPI go,, cuma kalian harapan kami untuk menangkis setn amerika. to yayung, anda tinggal di negara mayoritas muslim, jadi wajar klo yang anda dengar selalu tentang islam, klo g senang, tinggal di israel, pasti anda bahagia liat muslim kena tindas disana..
      8. 25.05.2012,
        10:01
        Hospitallers St.John
        setuju dgn Muslimat NU dan Aisyiah, kami umat Katolik menolak lady gaga manggung di hari minggu 3 Juni 2012 Hari Raya Tuhan Allah Maha Suci.
      9. 25.05.2012,
        08:25
        d
        Alhamdulillah FPI peduli amar maruf nahi munkar, terus istikomah FPI, Allah menyertamu semua.
      10. 25.05.2012,
        08:22
        Pengurus FPI se Indonesia
        Janganlah menghujat FPI, Kami FPI hanya sekedar cari makan, kami butuh makan. Kalau gak bikin kekacauan kami gak makan. Harap maklum..