Kamis, 30 Oktober 2014 | 22:57:53
Home / Berita Daerah / Papua Barat / Honorer Tahun 2005 Ke Atas Tak Akan Diproses

Rabu, 30 Mei 2012 , 01:42:00

BERITA TERKAIT

MANOKWARI - Di tengah kunjungan Menteri Pemberdayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Meneg PAN dan RB),Azwar Abubakar,selama dua hari,Senin-Selasa (28-29 Mei),dimanfaatkan para tenaga honorer daerah (Honda). Bertempat di Aston Niu Hotel,perwakilan Honda menyerahkan daftar ratusan honorer yang meminta diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil).
  
Menanggapi permintaan ini, Meneg PAN dan RB mengakui,pihaknya banyak mendapat usulan dari pemerintah daerah untuk mengangkatan honorer ini.Namun honorer yang diangkat dan diproses adalah mereka yang terdaftar tahun 2005 ke bawah. ‘’Yang terdaftar setelah tahun 2005 itu tidak boleh, tidak akan diproses,’’ tandasnya.
 
Dikatakannya, Kemeneg PAN dan RB sangat teliti dalam memproses usulan pengangkatan honorer daerah ini. Sebab, ada temuan, pemerintah daerah memanipulasi data tahun SK honorer.’’ Ada yang asli tapi banyak yang bodong. Ini kita teliti sebelum diproses,’’ ujarnya.
 
Sejak digulirkan kebijakan pengangkatan honorer, saat ini sudah diangkat 800.000 lebih honorer menjadi PNS. Masih sekitar 700.000 lebih Honda yang menunggu dan kini sedang dalam tahap verifikasi dan uji  public.
  
Pemerintah lanjut Meneg PAN dan RB, saat ini menerapkan kebijakan minus grown atau pertumbuhan berkurang PNS. Jumlah PNS yang diterima harus lebih kecil dibanding pensiunan setiap tahunnya.‘’Pengangkatan PNS karena berdasarkan kebutuhan bukan untuk menampung tenaga kerja seperti selama ini,’’ ujarnya.
  
Soal penerimaan CPNS dari jalur umum,Meneg PAN dan RB mempersilahkan pemerintah daerah untuk mengajukan  sesuai kebutuhan. Dan tahun ini,ada penerimaan CPNS di beberapa kementerian.
   
Sementara itu, secara terpisah Sekda Papua Barat,Ir.M.L. Rumadas.MSi kepada wartawan mengatakan,tahun 2012 ini Pemprov Papua Barat tidak mendapatkan formasi CPNS. Dan diharapkan penerimaan baru akan dilakukan pada tahun 2013 mendatang.(lm)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 10.03.2014,
        11:31
        suryani suswita SPd
        bagaimana nasib kami guru Sd yang masuk tahun 2008disd Negeri sebagai honorer negeri
      2. 06.08.2013,
        18:54
        ahmad albar
        sy sebenarnya honorer thn 2003.tp stelh 2004 putus sk tdk terbit,krn dlm proses pembentukan kab,wakatobi sulawesi tenggra,nti tahn 2005 baru keluar sk.bukan putus honor tp sknya yg putus.yg sy herankan teman2 yg satu kolektif sk sy msk k1 sedangkan sy masuk k2 pdahl sama2 honor 2003,sy bingung,kok bisanya sy tdk terkafer k1.padahl sama sk dengan tman sy yg masuk k1.ni kan masyalahnya aneh,kalaw mau d buktikan ad berkas sy yg masuk d bkd wakatobi.memang untuk honor sy dengan tman2 yg masuk k1 itu sama bukan honor APBD.tp non APBD,tp sk 2006 kami baru masuk anggran APBD,tp herannya dia masuk k1 sdngkan sy masuk k2,tlong pak presden atuaran harus d tegakkan
      3. 06.08.2013,
        18:09
        ahmad albar
        tolong jg kami di wakatobi sulawesi tenggara.harus d perhatikan honorernya khususnya honorer k2 banyak yang sudah honor belasan tahun
      4. 12.02.2013,
        11:51
        SITO OH
        ANTAAHLAH KAUTIA JOLAH PANIANG DEN MAMIKIAN DEN BUNH BADEN DEN LEKOA,ANAK DEN LAH DAMAM LO KINI TAMABH SAMPIK PANGANAN RASOE LAI TAWU TU
      5. 12.01.2013,
        10:53
        nurul l.s
        terus mau di apakan honorer 2005 k atas? ikut tes ujung2 x jga wani piro?
      6. 24.12.2012,
        01:09
        Hilman
        siapa yang suruh honor????emang ga' ada pekerjaan lain apa selain PNS.
        banyak pekerjaan yg menghasilkan uang kenapa mesti PNS?? caracter dangkal
      7. 21.12.2012,
        17:40
        Rakyat Aceh
        KUHP => Kasih Uang Habis Perkara. From mobile
      8. 15.12.2012,
        13:15
        SK 2006
        wani trus pokoeee
      9. 29.11.2012,
        20:18

        kapan penjaga sekolah diangkat ??? sy sudah mengabdi sudah hampir tujuh tahun di SD, tolong perhatikan nasib kami... anak istri mau makan apa ??? From mobile
      10. 11.09.2012,
        21:01
        dedi kuriawan
        kan sudah layak sekolah smp , penjaga sekolah ya, PNS. From mobile