Para Model Androgini Surabaya, Merasa Risi Disapa Mbak

Para Model Androgini Surabaya, Merasa Risi Disapa Mbak
Gheby Indira Garwan (kiri), Shindu Takasiwi. FOTO: JAWA POS

jpnn.com - SHINDU Takasiwi masuk dunia model untuk membuktikan kepada senior yang suka mem-bully dan mengolok-oloknya. Pria kelahiran 4 November 1992 itu mengaku awam dengan dunia tersebut, tapi cenderung tertarik untuk mencoba. 

"Sekarang sih yang ngolok udah kalah dan nggak tahu ke mana," ujar Shindu.

Pada 2012, saat masuk ke salah satu sekolah model, dia diarahkan untuk style androgini. "Waktu itu saya nggak tahu dan disuruh browsing tentang Andrej Pejic," ungkap Shindu.

Tiga tahun lalu rambut Shindu masih pendek. Mentor modelingnya menyarankan dia untuk mempunyai rambut panjang. Pada akhir 2012, dia debut dengan style androgini di catwalk Arva. Hingga sekarang, dia mengaku tidak membatasi style. "Kalau gaya sih lebih suka yang simpel kasual. Ya cuma kaus, skinny jeans, sama sepatu bot," ungkapnya.

Style androgini Shindu didukung oleh proporsi tubuhnya yang mirip perempuan. Sebagai laki-laki, dia punya badan yang tipis, rambut yang indah, dan wajah yang tirus. Padahal, dia mengaku bahwa nafsu makannya tinggi. "Sudah perawakannya begini," katanya. 

Dengan menjadi model yang bisa berperan sebagai laki-laki dan perempuan, Shindu merasakan enak serta tidak enaknya. Dia mengaku sering dipanggil mbak atau kakak ketika ngemal atau berada di ruang publik. Padahal, di luar sesi pemotretan, pemilik tinggi badan 183 cm dengan berat 53 kg itu ingin tetap dilihat sebagai laki-laki. 

"Risi lah dipanggil mbak-mbak gitu," katanya. 

Namun, ada juga enaknya. Shindu kerap mendapat prioritas layanan publik karena dikira perempuan. Salah satunya adalah diberi kesempatan ladies parking di area parkir Sutos oleh petugas bila masuk jam-jam ramai. 

SHINDU Takasiwi masuk dunia model untuk membuktikan kepada senior yang suka mem-bully dan mengolok-oloknya. Pria kelahiran 4 November 1992 itu mengaku

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News