2010 Air Setinggi Pinggang, 2014 Rumah Tinggal Atap

15 Ribu Rumah Terendam di Tiga Kecamatan

2010 Air Setinggi Pinggang, 2014 Rumah Tinggal Atap
Warga memanfaatkan gabus bekas sebagai alat transportasi saat terjadi banjir, Bandung, Senin (22/12). Meluapnya Sungai Citarum diakibatkan hujan deras yang lama dan merendam sejumlah wilayah di Bandung Selatan. Foto: dok/Radar Bandung/JPNN.com

Sementara itu dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, kedalaman banjir di kawasan Dayeuhkolot telah mencapai dua meter. Sedangkan di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah kedalaman banjir mulai dari 1,5 meter hingga 2,2 meter.

Banjir yang terparah berada di Kampung Cieunteung dengan ketinggian tiga meter. Banjir diprediksi masih akan terjadi hingga Januari 2015. Hujan dengan intensitas tinggi masih akan berlangsung hingga bulan depan.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan karena tingginya air, hingga saat ini tercatat lebih dari 15 ribu rumah terendam di tiga Kecamatan, yakni Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang. Bahkan, karena air di beberapa Desa seperti Desa Dayeuhkolot, Andir dan Pasawahan sudah mencapai tiga meter maka listrik di tiga desa tersebut dipadamkan karena khwatir terjadi hubungan arus pendek.

Pengungsi korban banjir juga terus bertambah, hingga pukul 16.00, jumlah pengungsi di Tiga Kecamatan Sudah mencapai 1567 KK atau 5373 jiwa dimana 236 diantaranya blita, 83 lansia dan 13 ibu hamil.

Dayeuhkolot terdapat 14 titik pengungsian. Di antaranya di kantor kecamatan, Polsek dan mesjid Asshofiah, kantor Koramil, Pesantren Alhilmi, mesjid Almustopa dan beberapa lokasi lainnya yang cukup kering.

"Di Dayeuhkolot ada 660 KK atau 2002 jiwa yang mengungsi. Warga juga ada yang mengungsi di pom bensin serta kantor PLN," ujar Marlan.

Sedangkan di Baleendah lokasi pengungsian  tersebar Gor Kelurahan Baleendah, Gor Inkanas, mesjid RW 19 dan Gedung Wakawuri. di GOR Inkanas, terdapat 106 KK atau 412 jiwa yang mengungsi diantaranya terdapat 42 balita, 35 lansia dan satu orang ibu hamil, sementara di GOR Kelurahan Baleendah terdapat 304 KK atau 1282 jiwa diantarannya terdapat 78 balita, 27 lansia dan dua ibu hamil. Sementar di Bojongsoang jumlah pengungsi mencapai 367 KK atau 1287 jiwa diantaranya 94 balita, 17 lansia dan sepuluh orang ibu hamil. (mld)


BALEENDAH - Banjir masih terjadi di Bandung Selatan, Selasa (23/12). Air yang menggenang di tiga Kecamatan yakni Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News