222 Siswa Terpapar Covid-19, Disdik DKI Sebut Bukan Klaster

222 Siswa Terpapar Covid-19, Disdik DKI Sebut Bukan Klaster
Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (30/8). Sebanyak 610 sekolah di Ibu Kota menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengungkapkan sebanyak 222 siswa terpapar Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen digelar.

Hal ini diungkapkan Nahdiana saat rapat bersama Komisi E di gedung DPRD DKI, Rabu (2/2) dengan agenda evaluasi PTM.

Menurut dia, jumlah siswa terpapar itu ditemukan oleh Dinas Kesehatan berdasarkan tracing active case finding (ACF).

“Kami tidak menghitung sendiri, tetapi ini dilakukan oleh dinas kesehatan dengan metode yang dilakukan oleh teman-teman Dinkes. Jadi, yang dites itu 30.550 tes PCR yang positifnya adalah 222,” kata Nahdiana.

Meski begitu, Nahdiana membantah bila jumlah itu bisa disebut sebagai klaster Covid-19 di sekolah.

Menurut dia, 222 kasus tersebut ditemukan pada 99 sekolah.

Artinya, pada satu sekolah hanya ditemukan satu atau dua kasus positif.

“Sampai saat ini sekolah yang ada dalam 99 ini yang ditracing belum ada yang dapat dikatakan klaster menurut kriteria Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengungkapkan sebanyak 222 siswa terpapar Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen digelar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News