JPNN.com

4 Orang Tewas Akibat Tertimpa Longsor di Sibolga dan Madina

Minggu, 14 Oktober 2018 – 21:50 WIB
4 Orang Tewas Akibat Tertimpa Longsor di Sibolga dan Madina - JPNN.com

Menurut informasi yang diperoleh dari warga, panjang badan jalan yang terbelah lebih kurang 20 meter, sehingga dipastikan akses jalan terputus dan tidak bisa dilalui. Selain itu, sedikitnya tiga unit rumah warga di desa itu rusak parah akibat dilanda banjir.

Selain itu, tiga rumah di Desa Aek Garingging, Kecamatan Lingga Bayu, satu gudang minyak milik warga di Kelurahan Simpang Gambir dan satu warung kopi lopo gantung milik warga Kelurahan Simpang Gambir, juga hanyut terseret arus Sungai Batang Natal yang meluap. Jalan provinsi juga tertimbun longsor dan kayu tumbang.

Informasi yang diperoleh, jalan yang tertimbun longsor dan kayu tumbang mulai dari Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal sampai ke Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu lumpuh total.

“Di Desa Aek Garingging Kecamatan Lingga Bayu, ada 3 unit Rumah warga hanyut terbawa arus sungai Batang Natal,” ujar Sulaiman, warga Kecamatan Lingga Bayu.

“Kita berharap cuaca hari ini semoga makin membaik agar masyarakat tidak was-was dan ketakutan akibat dampak bencana banjir ini,” harapnya.

Abdul Rasyid Batubara, tokoh masyarakat Kelurahan Muara Soma, kecamatan Batang Natal mengatakan, di Desa Lubuk Tejo, tetangga kelurahan tempat ia tinggal, dikabarkan ada satu rumah warga yang tertimbun tanah longsor.

“Untuk di Kecamatan Batang Natal, tepatnya di Desa Lubuk Tejo ada satu unit rumah warga tertimbun longsor, namun sampai saat ini warga masih terisolir di Desa Jambur Baru dikarenakan jalan lintas tertimbun tanah longsor,” katanya.

Camat Batang Natal Lion Muslim Nasution membenarkan jalan provinsi di daerah lumpuh tertimbun material longsor. “Ada beberapa rumah warga terbawa arus, tidak ada korban jiwa. Beberapa desa belum bisa kita masuk, kita berharap ada bantuan,“ ujarnya.(bbs/prn/bam)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
budi