ABK Tewas di Perairan Ujunggenteng, Innalillahi

ABK Tewas di Perairan Ujunggenteng, Innalillahi
Ilustrasi mayat. Foto: JPNN.com

jpnn.com, SUKABUMI - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Laksana 02 bernama Riswandi (35), ditemukan tewas di perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5) dini hari.

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie mengatakan, korban diketahui warga Kampung Sukamandi, RT 3/10, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap.

“Berdasarkan laporan dari Koordinator Pos SARDA Kecamatan Ciracap, korban ini meninggal dunia saat melaut di perairan Ujunggenteng sekira pukul 02:30 WIB,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi, Senin (11/5).

Korban meninggal dunia saat berada di tengah perairan Ujunggenteng. Karena ia terjatuh saat hendak memasang pancing ikan layur.

“Diduga korban meninggal, karena terjatuh saat hendak memasang pancing ikan. Waktu terjatuh, kepala bagian belakang korban terbentur keras pada karang hingga mengalami pendarahan,” ujarnya.

Saat dievakuasi, ujar Okih, korban langsung dibawa petugas gabungan ke rumah keluarganya. Untuk memastikan kematian korban, pihak keluarganya menolak untuk dilakukan visum tehadap korban laka laut tersebut dengan alasan bahwa kematian korban merupakan murni sebuah musibah.

“Keluarga sepakat untuk tidak melakukan visum terhadap korban. Sehingga sesampainya di darat, korban langsung disemayamkan oleh pihak keluarganya,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, pihaknya mengimbau kepada seluruh nelayan yang beroperasi di wilayah perairan Laut Selatan Sukabumi untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, sudah beberapa hari kondisi air laut di wilayah selatan Sukabumi, terjadi gelombang pasang tinggi.

Korban bernama Riswandi bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) KM Laksana 02 tewas di perairan Ujunggenteng.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News