Ada Kesalahan Administrasi Pendataan Corona di Sumbar

Ada Kesalahan Administrasi Pendataan Corona di Sumbar
Ilustrasi pelaksanaan rapid test virus corona. Foto: Ricardo/JPNN.com

"Ini hanyalah masalah administrasi saja untuk memudahkan tracing riwayat kontak yang bersangkutan," ujar Jasman.

Sementara itu ada dua pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh masing-masing wanita (69) warga Nagari Sinuruik Kabupaten Pasaman Barat, status ibu rumah tangga yang sebelumnya dirawat di RS. Unand.

Kemudian wanita (23) warga Padang Timur, status pelajar, pasien RSUD Rasyidin Padang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 di Sumbar hingga Minggu (10/5) adalah 299 orang, dengan rincian 120 orang dirawat di berbagai rumah sakit, isolasi daerah 53 orang, Bapelkes 14 orang dan di BPSDM 39 orang, meninggal dunia 17 orang dan sembuh 56 orang.

Total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 8.755 orang masing-masing dalam pemantauan 268 orang dan selesai pemantauan 8.487 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 578 orang. Sebanyak 58 orang di antaranya masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil labor dan selebihnya dinyatakan negatif. (antara/jpnn)

Hingga Minggu, 10 Mei 2020, tercatat ada 299 kasus positif corona di Sumbar, 56 orang sembuh, 17 meninggal dunia.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News