Akhirnya Corona Masuk Ke Solok Selatan, Satu Keluarga jadi Korban

Akhirnya Corona Masuk Ke Solok Selatan, Satu Keluarga jadi Korban
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

Ketika pulang ke rumahnya di Solsel pada 18 April, mereka mengalami gejala dan keluhan penyakit yang kemudian memeriksa diri ke puskesmas terdekat.

“Karena gejalanya ringan, maka oleh petugas kesehatan diberikan obat-obatan dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” jelasnya.

Abdul Rahman menyampaikan, kemudian beberapa waktu yang lalu Gubernur Sumbar mengarahkan Pemkab Solsel mengirim sampel swab masyarakatnya dengan jumlah banyak karena belum ditemukan kasus positif Covid-19 di Sumbar.

“Jadi kami diminta mengirim sampel swab ODP, PDP, dan OTG yang ada di Kabupaten Solsel,” ungkapnya.

Lalu, pihaknya mengirimkan sebanyak 109 sampel swab untuk diperiksa di Laboratorium Biomedik FK Unand.

Karena pemeriksaan bertahap, maka pihaknya mengirimkan terlebih dahulu sebanyak 97 sampel.

“Hasil dari pemeriksaan 97 sampel tersebut, negatif Covid-19 semua. Makanya Pemkab Solsel sempat dinyatakan sebagai daerah teraman di Sumbar,” tuturnya.

Kemudian, pihaknya mengirimkan lagi sisa jumlah swab sebanyak 12 sampel lagi, dan hasilnya tiga dari 12 sampel tersebut dinyatakan terinfeksi virus Covid-19.

Kabupaten Solok Selatan sempat dinyatakan sebagai daerah paling aman di Sumbar, lantaran belum ditemukan positif corona.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News