Aktivitas Menari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Jantung

"Menari meniru interval latihan berintensitas tinggi, tapi tersamarkan, itu seperti latihan yang menyamar," sebutnya.
Ia menguraikan, "Anda mencapai beberapa intensitas tinggi dari tarian tradisional dan beberapa jenis dansa ballroom yang cepat, Anda harus mengikuti iramanya dan tanpa memperhatikan, Anda benar-benar mencapai intensitas tinggi dari aktivitas fisik.”
"Dan semakin tinggi intensitasnya, lebih baik manfaatnya," sambungnya.
Profesor Dafna mengatakan, mungkin ada faktor lain yang membuat menari baik untuk kesehatan masyarakat.
"Mekanisme lainnya bisa jadi karena para penari ketagihan kegiatan ini dan mereka benar-benar memiliki kebiasaan seumur hidup menjadi aktif secara rutin," kemukanya.
Ia menjelaskan, "Terakhir, kami berpikir bahwa menari secara sosial memiliki pengaruh yang efektif lainnya pada suasana hati Anda dan kita tahu bahwa stres merupakan faktor resiko untuk penyakit kardiovaskular, sehingga berada di lingkungan sosial, tersenyum, mendengarkan film, Anda benar-benar lupa akan stres dan Anda mendapatkan manfaat. "
Studi ini telah dipublikasikan dalam ‘American Journal of Preventive Medicine’ (Jurnal Perawatan Pencegahan Amerika).
Tak hanya manfaat fisik, tapi juga sosial
Para peneliti di Fakultas Sains dan Kesehatan, Universitas Sydney Barat, mengungkapkan, orang berusia di atas 40 tahun yang aktif menari bisa mengurangi
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas