All England 2021: Sedihnya, Harus Jalan Kaki ke Hotel Setelah Dipaksa Mundur

All England 2021: Sedihnya, Harus Jalan Kaki ke Hotel Setelah Dipaksa Mundur
Ganda putra bulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan saat mencoba berlatih di lapangan utama Utilita Arena Birmingham jelang All England 2021, Selasa (16/3/2021). ANTARA/Dok-PP PBSI/am.

jpnn.com, INGGRIS - Pemain ganda putra Indonesia Hendra Setiawan bercerita tentang pengalamannya harus pulang berjalan kaki dari tempat turnamen menuju hotel, saat dinyatakan harus mundur dari All England 2021 Rabu (17/3) malam waktu Birmingham, Inggris.

"Kemarin habis main, tau-tau kita langsung disuruh pulang, dan harus jalan kaki ke hotel, jadi ya kaget," ujar Hendra dalam unggahan video di akun You Tube-nya, Kamis.

Hendra/Ahsan menang melawan pasangan Inggris.

Beberapa wakil Indonesia lainnya juga sudah sempat bertanding di putaran pertama All England 2021.

Yakni, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Jonatan Christie, dan berhasil melaju ke babak 16 besar.

Seluruh anggota tim bulu tangkis Indonesia, baik atlet, pelatih maupun ofisial, terpaksa mundur karena protokol kesehatan COVID-19 sehingga tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Tim bulu tangkis Indonesia bertolak menuju Birmingham pada Jumat 12 Maret pukul 21.40 WIB dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines bernomor penebangan TK57 dan mendarat keesokan harinya Sabtu siang waktu setempat.

Menurut Manajer Tim Indonesia Ricky Soebagdja, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham Sabtu 13 Maret, terdapat salah satu penumpang yang positif terpapar COVID-19.

Sedihnya pengalaman ganda putra Hendra Setiawan, harus pulang jalan kaki ke hotel setelah tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News