Anak Terpapar COVID-19, Ortu Sebaiknya Dengar Dulu Penjelasan Dokter ini

Anak Terpapar COVID-19, Ortu Sebaiknya Dengar Dulu Penjelasan Dokter ini
Ilustrasi - Seorang anak bermain di antara lukisan tiga dimensi yang dibuat warga RT.03/RW.19 Perumahan Bojong Depok Baru 1, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Para orang tua yang anaknya terpapar COVID-19 penting mendengar penjelasan dokter spesialis kesehatan anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Nina Dwi Putri.

Dia mengatakan anak yang tidak bergejala dan bergejala ringan COVID-19 tidak memerlukan antivirus.

"Bagi anak-anak yang tidak bergejala dan bergejala ringan tidak membutuhkan antivirus, kecuali pertimbangan khusus (dari dokter) anak-anak risiko tinggi untuk (bergejala) berat karena komorbiditas," ujar dokter Nina dalam seminar daring Heartology Cardiovascular Center, dikutip pada Minggu (25/7).

Komorbiditas atau penyakit penyerta anak yang akan berisiko lebih besar untuk terpapar COVID-19 adalah pasien dengan gangguan sistem imun seperti kanker.

Kemudian, gagal ginjal, autoimun dan HIV. Kemudian kelainan jantung bawaan, penyakit paru kronik, asma, diabetes melitus, obesitas dan kelainan saraf.

Menurut dr. Nina, pemberian antivirus ditentukan oleh dokter sesuai dengan keadaan pasien.

"Dokter akan menentukan sesuai keadaan pasien. Anak sesak dan gejala berat dirawat inap dan diberikan antivirus," katanya.

Dia juga menegaskan antibiotik bukan obat COVID-19.

Bagi orang orang tua yang anaknya terpapar COVID-19, perlu mendengar pemaparan dokter spesialis ini.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News