Ancaman Mogok Hakim Makin Kuat

Tuding Pemerintah Tidak Respons Tuntutan Remunerasi

Ancaman Mogok Hakim Makin Kuat
Ancaman Mogok Hakim Makin Kuat
JAKARTA - Tuntutan para hakim terkait dengan kenaikan bayaran sudah sangat bulat. Karena itu, ketika tidak ada respons dari pemerintah, mereka mengancam mogok. Hari ini para hakim bmengawali road show pemogokan itu dengan melakukan demo di Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY).

Hakim Pengadilan Negeri Aceh Tamiang Sunoto menegaskan agenda tersebut. "Bahasanya tetap, masih seputar kesejahteraan hakim yang tidak memadai," ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

Dia berharap aksi tersebut bisa menggugah pengambil kebijakan untuk memperjuangkan kesejahteraan hakim. Baginya, minimnya pendapatan hakim sama saja dengan merendahkan profesi mereka sebagai pengadil. Padahal, tidak jarang mereka menangani kasus yang mempertaruhkan nyawa. Sunoto mengklaim sudah mendapat dukungan 150 hakim.

Bagi Sunoto, meminta remunerasi bukan hal memalukan karena hak hakim sudah diatur dalam UU Kekuasaan Kehakiman, UU Pengadilan Umum, Agama, dan Tata Usaha Negara. Namun, semua itu tidak dipenuhi oleh negara. Bagaimana dengan rencana mogok sidang? "Bergantung hasil pertemuan besok (hari ini, red)," katanya.

JAKARTA - Tuntutan para hakim terkait dengan kenaikan bayaran sudah sangat bulat. Karena itu, ketika tidak ada respons dari pemerintah, mereka mengancam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News